JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-Gara Petaka LSD, 2 Investor Kakap Asal Korea Balik Kanan dari Sragen Tak Kembali Lagi

Peta lahan zona industri berdasarkan Perda RTRW di Sragen. Namun kemunculan SK Menteri ATR/BPN soal Lahan Sawah Dilindungi (LSD) membuat sebagian lahan industri masuk di LSD dan menghambat investasi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Surat Keputusan (SK) Menteri ATR/BPN soal Lahan Sawah Dilindungi (LSD) yang menabrak lahan-lahan yang sudah ditetapkan zona industri di Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) maupun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) membawa dampak negatif bagi perkembangan investasi di Sragen.

Sejak muncul LSD, dua investor Korea dikabarkan balik kanan dan dimungkinkan hengkang untuk menanamkan investasi di Sragen.

Baca Juga :  Tabrakan Adu Banteng Tronton VS Motor, Thomas Sudrajat Tewas Mengenaskan. Organnya Sampai Terburai

Padahal investor asal Negeri Ginseng itu dipastikan berpotensi menanamkan investasi dalam skala besar.

“Iya ada dua investor dari Korea yang sebenarnya sudah sounding-sounding beberapa waktu lalu. Tapi gara-gara LSD itu, sampai sekarang belum kembali lagi,” papar PLT Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen, Tugiyono, Senin (27/6/2022).

Ia menguraikan dua investor itu awalnya hendak menanamkan investasi di bidang industri alas kaki. Namun belum diketahui detail apa produknya.

Baca Juga :  Cegah Fenomena Kekerasan Seksual dan Bullying, Jajaran Pimpinan LDII Sragen Minta Kejari Beri Penyuluhan Hukum di Ponpes LDII

Kedua investor itu sudah sempat melihat lahan untuk investasi di beberapa titik di Sragen. Akan tetapi setelah itu, kemudian balik kanan tanpa ada kabar lagi.

“Kemarin sebenarnya sudah lihat lahan. Gara-gara lahannya keterak (masuk) di LSD. Mereka akhirnya jadi berfikir ulang,” urainya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com