JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Heboh Bermotor Pakai Sandal Jepit Bisa Ditilang, Kapolres Sragen Angkat Bicara. Ungkap Alasannya dan Bahayanya Saat Nyetir!

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masyarakat belakangan dihebohkan dengan beredarnya kabar perihal larangan berkendara pakai sandal jepit dan bisa dikenai sanksi tilang.

Perihal kabar itu, Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama angkat bicara. Ia memastikan sebenarnya dalam UU Lalu Lintas tidak ada klausul yang menyatakan bahwa pakai sandal jepit bisa dilakukan penindakan hukum atau tilang.

Menurutnya, larangan memakai sandal jepit saat berkendara itu lebih bersifat imbauan demi keselamatan pengendara.

“Di Undang-undang Lalu Lintas nggak ada itu, pakai sandal jepit bisa dilakukan penegakan hukum tilang. Tapi itu sekedar himbauan untuk safety reading atau keselamatan berkendaraan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (22/6/2022).

Baca Juga :  Ciptakan Pasta untuk Membatik, Siswa SMPN 2 Kalijambe Raih Juara Lomba Krenova Kabupaten Sragen. Ini Keunggulannya!
Tim polisi saat mengentikan pengendara motor yang salah satunya memakai sandal jepit. Foto/Istimewa

Menurutnya, imbauan untuk tidak memakai sandal jepit saat berkendara memang sangat logis.

Sebab dari analisa pihak yang berkompeten dalam lantas, orang berkendara dengan sandal jepit, memiliki risiko fatalitas lebih tinggi jika terjadi kecelakaan.

“Kalau pakai sandal jepit, kalau kecelakaan itu mohon maaf mungkin lukanya bisa menjadi lebih serius. Misalnya jarinya bisa putus dan lainnya. Kalau naik motor nggak matic, bisa terganggu karena kalau ngerem bisa nyantol di persneling atau remnya. Kemudian kecelakaan jadi lebih parah pada bagian kaki kalau pakai sandal jepit,” urainya.

Baca Juga :  Ini Sosok Pengusaha Asal Sragen yang Siap Taruhkan Mobil Range Rover untuk Tiket Capres Anies Baswedan 2024. Ternyata Dikenal Dermawan!

Tak hanya bermotor, Kapolres juga menggambarkan bahaya memakai sandal jepit juga bisa menimpa pada saat berkendara pakai mobil.

Menurutnya jika mengemudi pakai sandal jepit, maka sangat rawan mengganjal atau nyantol pada saat hendak menginjak antara gas ke rem.

“Itu bahaya juga. Makanya sekali lagi, ini imbauan yang sangat logis dan tujuannya memang untuk mengurangi fatalitas apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan misalnya kecelakaan,” tandasnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua