JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Diamankan di Polsek, Emak-Emak Korban Bank Plecit Diminta Wajib Lapor Senin Kamis

EW (45) wanita asal Mojomulyo, Sragen Kulon yang tertangkap basah hendak melakukan percobaan pencurian di Desa Kebonromo, Ngrampal, Sragen saat diamankan di Mapolsek Ngrampal usai ditangkap rame-rame oleh warga, Jumat (5/8/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Polsek Ngrampal memutuskan meminta Erna Widiastuti (45), pelaku percobaan pencurian di Desa Kebonromo, untuk wajib lapor dua kali seminggu.

Wajib lapor diterapkan lantaran perempuan paruh baya asal Kampung Mojomulyo, Sragen Kulon itu tertangkap basah hendak melakukan pencurian di rumah Mbah Suyat (60) warga di Kebonromo, Ngrampal, Jumat (5/8/2022).

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kapolsek Ngrampal, AKP Hasto Broto mengatakan usai diamankan warga, emak-emak itu langsung dibawa ke Mapolsek.

Setelah diinterogasi, emak-emak tersebut mengaku memang belum mengambil barang apapun dari rumah korban.

Karena belum ada kerugian, Erna sementara diberikan wajib lapor dua kali seminggu ke Polsek.

Baca Juga :  Cerita Tangisan Istri Sambo, Putri Candrawathi dari Balik Kamar Saat Rumahnya Digeledah. Ternyata Masih Punya Anak Kecil Usia 1,5 Tahun

“Untuk sementara kita kenakan wajib lapor Senin sampai Kamis. Karena korban sampai saat ini belum datang ke Polsek untuk laporan,” papar Kapolsek kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (5/8/2022).

Kapolsek menguraikan perempuan asal Mojomulyo itu sebenarnya punya suami dan keluarga. Saat diperiksa di Polsek, sang suami juga langsung datang.

Di hadapan Kapolsek, Erna juga mengakui aksi nekat itu dilakukan karena dikejar setoran untuk mengangsur pinjaman bank plecit atau bank titil.

Penghasilan suami yang minim tidak cukup untuk membayar cicilan harian yang total mencapai Rp 200.000.

Baca Juga :  Usai Main Basah-Basahan, Balita di Sragen Ditemukan Tewas Tergeletak di Kamar

“Pelaku ini mengaku nekat hendak mencuri karena terlilit utang bank titil atau bank plecit. Karena nggak cuma satu bank plecit tapi banyak yang dipinjami. Utangnya sampai Rp 5 jutaan tapi lebih dari satu plecit. Tiap hari setorannya total sampai Rp 200.000 yang harus ia sediakan,” papar Kapolsek kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (5/8/2022).

Setelah ditangkap warga, pelaku langsung diserahkan ke Polsek Ngrampal.

Setelah diinterogasi, pelaku mengaku baru hendak mencari-cari barang dan belum sempat mengambil barang di rumah korban.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com