JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gropyokan Serentak, Ratusan Petani di Tangkil Sragen Tangkap 3.563 Ekor Tikus. Pemakaian Setrum Mulai Berkurang 50 %

Selama 9 hari, total ada 3.563 ekor tikus yang tertangkap. Dengan tebusan Rp 2000 per ekor, total tebusan untuk warga mencapai Rp 7,126 juta.

Gerakan gropyokan tikus itu digelar dengan anggaran ketahanan pangan dari pos dana desa.

Gropyokan tikus di Desa Tangkil Sragen. Foto/Wardoyo

Lebih lanjut, Kades menyampaikan gerakan gropyokan ini digelar untuk kali kedua. Sebelum musim tanam lalu, kegiatan serupa juga digelar serentak di semua areal.

Baca Juga :  Berikut Daftar Desa dengan Pengelolaan Siskeudes Terbaik, OPD dengan SAKIP dan SIMPEG Terbaik Tahun 2022

Ia mengakui gropyokan dinilai efektif menekan populasi tikus. Hal itu terbukti dengan peningkatan produktivitas padi pada musim tanam lalu.

Menurunnya populasi tikus juga membuat kesadaran petani yang ditunjukkan menurunnya pemakaian setrum jebakan tikus.

“Sekarang sudah sangat jarang yang memasang setrum jebakan tikus. Sudah turun 50 persen lebih. Dulu pas banyak tikus, petani masih nekat memasang setrum jebakan tikus. Kesadaran juga sudah meningkat karena mereka sadar korban setrum jebakan tikus kebanyakan petani pemasang sendiri,” tandasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Penganiayaan Santri hingga Tewas di Sragen Jadi Sorotan Nasional, Luluk: Akhiri Kekerasan di Pesantren!
« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com