JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kejagung Sita Aset Surya Darma 2 Bidang Tanah dan Bangunan Seluas 1,8 Ha

ilustrasi / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Kejaksaan Agung menyita aset milik Surya Darmadi, tersangka kasus korupsi penyerobotan lahan sawit yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 78 triliun, Kamis (18/8/2022).

Total aset yang disita oleh Tim Penyidik pada Jaksa Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung, mencapai 18.430 meter persegi atau setara dengan 1,8 hektare.

“Penyitaan terhadap aset milik tersangka SD berupa dua bidang tanah dan bangunan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum, Kejagung, Ketut Sumedana, Minggu (21/8/2022).

Baca Juga :  PKS Masih Yakin Peluang Jokowi untuk 3 Periode Masih Terbuka, Mardani: Ini Berbahaya

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Agung pada 1 Agustus 2022 menetapkan Surya alias Apeng sebagai tersangka atas dugaan penyerobotan lahan kelapa sawit dengan luas 37.095 hektare di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Lahan tersebut digarap tanpa izin oleh Grup Duta Palma, perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Apeng, sepanjang 2003-2022.

Surya diketahui sudah tiga kali tak mengacuhkan panggilan Kejaksaan Agung usai penetapan dirinya sebagai tersangka. Hingga akhirnya, Surya menyerahkan diri ke Kejaksaan Agung, setelah kembali dari Taiwan.

Baca Juga :  Jokowi Sebut Ciri Pemimpin Berambut Putih, Pengamat: Sinyal Dukungan ke Ganjar

Adapun aset yang disita yaitu pertama, satu bidang tanah dan bangunan yang berdiri di atasnya dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) 773. Luasnya mencapai 16.250 meter persegi yang berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 3, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com