JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Sejumlah Institusi Investigasi Kasus Pemaksaan Berhijab di SMAN 1 Banguntapan Bantul, Hasilnya?

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji / tribunnews

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Investigasi mengenai kasus terkait kasus pemaksaan berhijab di SMAN 1 Banguntapan Bantul oleh sejumlah pihak sampai sekarang masih berlangsung.

Beberapa pihak yang melakukan invesitigasi seturut kewenangan dan kompetnsinya tersebut adalah Pemda DIY, Ombudsman Perwakilan DIY dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pihak Pemda DIY sendiri sampai sekarang masih berupaya mengusut kasus dugaan pemaksaan penggunaan jilbab terhadap salah seorang siswi yang bersekolah di SMA Negeri 1 Banguntapan Bantul.

Baca Juga :  Tragis, Anak Penyandang Disabilitas di Yogya Ini Jadi Korban Pelecehan Seksual Tetangganya Sendiri

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan saat ini tim investigasi tengah berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang sama-sama mengusut kasus tersebut untuk menyinkronkan hasil temuan.

Di antaranya dengan Ombudsman Perwakilan DIY maupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Pihak-pihak yang melakukan investigasi kan banyak. Supaya nanti ada sinkronisasi data, saya kira itu penting,” kata Aji sat ditemui di kantor DPRD DIY, Senin (8/8/2022).

Baca Juga :  UGM Berduka, Prof Dr dr Samekto Wibowo Meninggal Terseret Ombak Pantai Selatan

Aji menjelaskan, upaya pengusutan ini dilakukan sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.

Adapun Pemda DIY melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga DIY fokus untuk mengusut dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan Aparatur Sipili Negara (ASN) yakni kepala sekolah dan tiga oknum guru.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com