JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Selain Tahan Surya Darmadi, Kejagung Bertekad Kembalikan Aset Rp 78 T ke Negara

Tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Surya Darmadi tiba di Gedung Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (15/8/2022) / tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Selain menahan tersangka kasus dugaan korupsi PT Duta Palma, Surya Darmadi, pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) berkomitmen untuk mengembalikan aset dari total kerugian negara Rp 78 triliun ke negara.

Demikian dikatakan oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah kepada wartawan, Senin (15/8/2022) malam.

Sebagaimana diketahui, tersangka Surya Darmadi sudah ditahan setibanya di Indonesia pada Senin (15/8/2022) kemarin.

Aset bernilai tinggi itu diupayakan usai Surya Darmadi alias Apeng resmi menjadi tahanan kejaksaan.

“Sekarang kami konsentrasi di pengembalian aset. Karena kerugian juga besar kan, Rp 78 triliun,” katanya.

Baca Juga :  Terlibat Kasus Suap, Bupati Langkat Nonaktif Terbit Perangin Angin Dituntut 9 Tahun dan Denda Rp 300 Juta

Menurut Febrie, pengembalian aset sudah mulai dilakukan. Febrie menambahkan pengembalian aset sudah hampir mencapai Rp 10 triliun.

“Belum dihitung persisnya, hampir Rp 10 triliun. Mungkin dihitung dulu nanti, biar pasti,” jelas Febrie.

Hingga saat ini, Jampidsus masih menghitung nilai aset yang sudah disita. Selanjutnya, jaksa masih terus mencari aset-aset Surya Darmadi.

“Masih banyak yang mau disita. Rp 78 triliun,” katanya.

Setibanya di Indonesia, Surya langsung diperiksa dan dilakukan penahanan selama 20 hari.

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus yang menjerat Surya Darmadi.

Baca Juga :  Ditahan, Putri Candrawathi Titipkan Anaknya yang Masih Kecil kepada Neneknya

Surya Darmadi diketahui menjadi buron KPK sejak 2019 lalu.

“Kita kerja sama dengan KPK karena ada perkara juga yang ditangani oleh KPK,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers, Senin (15/8/2022).

Burhanuddin menjelaskan, Surya tiba di Indonesia menggunakan pesawat China Airlines dengan kode penerbangan C1761 di Bandara Soekarno-Hatta.

Bos perusahaan sawit itu datang ke Indonesia dari Taiwan untuk menyerahkan diri setelah beberapa kali tak memenuhi panggilan kejaksaan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com