JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Alhamdulillah, Kejari Wonogiri Laksanakan Restorative Justice alias RJ, Ini loh Alasan dan Perkaranya

Restorative justice
Kajari Wonogiri Porman Patuan Radot (kanan) bersama Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek (tengah) melaksanakan RJ. Dok. Kejari Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM
Alhamdulillah, Kejari Wonogiri melaksanakan Restorative Justice alias RJ, ini loh alasan dan perkaranya.

Melalui rilis yang diterima, Kejari Wonogiri melakukan penghentian penuntutan perkara dengan restorative justice (RJ) terhadap pelaku tindak pencurian yakni KR.

Kajari Wonogiri Porman Patuan Radot menjelaskan, adapun barang yang dicuri adalah berupa handphone dan tas kulit berisi uang tunai serta sejumlah dokumen milik TD. Korban merupakan warga Dusun Miri, Desa Sumberagung Kecamatan Pracimantoro Wonogiri

Kejari Wonogiri Porman Patuan Radot menerangkan, pada Jumat (2/9) lalu telah dilakukan mediasi dalam rangka RJ oleh Kejari Wonogiri dan dihadiri sejumlah pihak. Meliputi Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek, Kajari Wonogiri Porman Patuan Radot, Kasi Pidum Christomy Bonar dan penuntut umum. Selain itu, istri pelaku, korban dan saksi-saksi turut dihadirkan.

Baca Juga :  Mau Ngurus Sertifikat Tanah Pakai Sego Tiwul Saja Slur, Lebih Cepat dan Hemat loh

Dalam rilis yang diterima, Bupati Joko Sutopo alias Jekek mengapresiasi langkah Kejari Wonogiri dalam menyelesaikan permasalahan di Wonogiri dan bisa mengambil solusi terbaik untuk masyarakat Wonogiri.

Kajari menerangkan dilakukan ekspose secara virtual dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana dan jajarannya lewat Zoom Meeting. Lalu perkara itu dinyatakan memenuhi syarat dan mendapatkan persetujuan penghentian penuntutan perkara dengan cara RJ.

Baca Juga :  Wajib Tahu, Segini Jumlah Bidang Tanah yang Bersertifikat Melalui Program PTSL Sejak 2017 Lalu

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah kemudian memerintahkan penghentian penuntutan perkara secara RJ dengan Surat Nomor R-2936/M.3/Eoh.2/09/2022 pada 16 September.

Hal itu langsung ditindaklanjuti Kajari Wonogiri Porman Patuan Radot dengan menerbitkan Surat Keputusan Penghentian Keputusan (SKP2) Nomor : B-642/M.3.35/Eoh.2/09/ 2022 pada 20 September atas penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif kepada tersangka.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com