JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Kurangi Potensi Longsor di Jumantono, Mahasiswa KKN 128 UNS Lakukan Aksi Penghijauan

Perwakilan mahasiswa KKN 128 UNS, Muh Azis Mustofa (kiri) secara simbolis menyerahkan bibit tanaman penghijauan kepada Kepala SMP Negeri 3 Jumantono, Supardi, S.Pd  / Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebagian wilayah di Karanganyar memiliki kontur perbukitan. Ditambah dengan jenis tanahnya tanah liat litosol cokelar kemerahan, tak heran jika wilayah Karanganyar rentan terhadap bahaya longsor.

Data dari Badan Pusat Statistik setempat menyebutkan, tanah litosol yang mendominasi wilayah Karanganyar, khususnya di Kecamatan Jumantono, mempunyai kedalaman efektif tanah dangkal.

Baca Juga :  Demi Tetap Sehat di Usia Senja, Ini yang Dilakukan Mahasiswa KKN 63 UNS terhadap Kaum Lansia di Desa Kamal
Mahasiwa KKN Kelompok 128 UNS berfoto bersama dengan sebagian siswa SMP Negeri 3 Jumantono usai menanam pohon untuk penghijauan / Istimewa

Lantaran topografi yang bergelombang serta kemiringan tanah lebih dari 40%, maka daerah tersebut idealnya ditanami dengan tanaman berakar tunggang.

“Tanaman berakar tunggang ini memiliki nilai ekonomi tinggi, sekaligus berfungsi sebagai tanaman pelindung,” ujar Ketua KKN Kelompok 128 UNS, Petrus Rinto Jati Nugroho.

Baca Juga :  Ikuti Program Kampus Mengajar, Mahasiswa FKIP UNS Dorong Literasi dan Numerasi di SMP PGRI 2 Wates, Blitar

Mengingat bahwa tanah berjenis litosol cokelat memiliki tingkat erosi yang agak tinggi menurut Soni, penghijauan sangat penting untuk dilakukan sebagai upaya meminimalisir tingkat erosi terutama tanaman yang berkayu dan berakar tunggang.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com