
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD ISI Surakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak tujuh proposal dosen berhasil lolos pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Capaian tersebut diraih setelah melalui proses panjang, mulai dari sosialisasi internal, penyusunan hingga pendampingan proposal, hingga tahap unggah dan seleksi nasional.
Dari total lebih dari 90.000 proposal yang diajukan secara nasional, tujuh proposal dari DKV ISI Surakarta dinyatakan lolos, terdiri dari tiga penelitian dan empat program pengabdian kepada masyarakat.
Untuk kategori penelitian, tiga dosen yang berhasil meraih hibah yakni Alfiandi Eka Kusuma dengan topik Posthumanisme Nusantara, Handriyotopo dengan riset tentang Bata Merah Majapahit di Trowulan, serta Monica Revias Purwa Kusuma yang mengangkat tema Phygital Nationalism berbasis augmented reality.
Sementara itu, pada program pengabdian kepada masyarakat, empat dosen yang lolos berasal dari skema Program Seni Inovasi Nusantara (PISN). Mereka adalah Ana Rosmiati, M Harun Rosyid Ridlo, Isnawati Muslihah, dan Basnendar Herry Prilosadoso dengan beragam tema inovatif berbasis seni dan budaya.
Kaprodi DKV ISI Surakarta, M Harun Rosyid Ridlo, menyebut capaian ini menjadi indikator meningkatnya kapasitas akademik dosen dalam menghasilkan riset dan pengabdian yang kompetitif.
“Ini menunjukkan kesiapan dosen dalam bersaing di tingkat nasional serta relevansi karya yang dihasilkan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya, seperti dikuti dalam rilisnya ke Joglosemarnews.
Ia berharap hasil dari program hibah tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Senada, Sekretaris Jurusan Desain FSRD ISI Surakarta, Isnawati Muslihah, menegaskan bahwa capaian ini tidak berhenti pada pendanaan semata, tetapi juga harus menghasilkan dampak nyata.
Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat pendampingan agar jumlah hibah yang diraih dapat terus meningkat setiap tahunnya. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.












