JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sudah 4.000-an Diblokir,  Ternyata Pinjol Ilegal Masih Marak dan Jumlahnya  Lebih Banyak

Ilustrasi pinjaman online / pexels

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Meski sudah ada 4.000-an layanan  pinjaman online (Pinjol)  yang diblokir oleh pemerintah, namun masih banyak Pinjol yang bertebaran dan melakukan praktik.  Bahkan, jumlah layanan Pinjol itu  lebih banyak dari sebelumnya.

Akta tersebut diungkapkan oleh  Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian, dan Pengembangan Fintech OJK,  Munawar dalam acara Sosialisasi dan Edukasi dengan Komunitas Guru yang digelar secara virtual pada Kamis (22/9/2022).

Baca Juga :  Tragedi Kanjuruhan, KPAI: Anak yang Jadi Yatim Piatu Tanggung Jawab Pemerintah

“Jumlah Pinjol ilegal ini malah lebih banyak dari Pinjol legal  yang terdaftar di OJK. Ibaratnya ditutup satu tumbuh dua, tumbuh lima,” papar Munawar.

Karena itu, kata dia, masyarakat perlu waspada. Sebab, pinjol ilegal umumnya menetapkan bunga yang mencekik.

Baca Juga :  3 Bulan Ditunggu, Ferdy Sambo Baru Mau Minta Maaf ke Bapak dan Ibu Josua. Begini Kalimatnya!!

“Pernah kami temukan bunga satu persen per hari,” ujar Munawar.

Pinjol ilegal pun menetapkan denda keterlambatan pembayaran yang tidak jelas. Kemudian, penagihannya kasar dan disertai ancaman.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com