JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

KPI Akan Sanksi Lembaga Penyiaran yang Beri Panggung Pelaku KDRT

KPID Sulsel.

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengeluarkan imbauan kepada lembaga siaran baik TV atau radio untuk tidak mengundang pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Komisioner KPI Nuning Rodiyah mengatakan, KPI dapat memberikan sanksi kepada lembaga siaran baik TV atau radio yang mengundang pelaku KDRT.

Baca Juga :  Anies Pernah Janji Tak Maju Jika Prabowo Nyapres, Demokrat: Kami Nggak Urus Hal-hal Personal

Imbauan ini merupakan buntut dari kasus dugaan KDRT yang dilakukan Rizky Billar terhadap istrinya, Lesti Kejora.

KPI mengeluarkan imbauan (untuk tidak menampilkan pelaku KDRT di televisi atau radio) melalui laman resmi yang diukur adalah komitmen dari penyiaran komitmen seperti apa,” kata Nuning saat dihubungi awak media, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Cabut Status Tersangka Mahasiswa UI Muhammad Hasya dalam Kasus Kecelakaan Maut

“Kalau penyiaran itu mematuhi fungsi-fungsi penyiaran sebagaimana yang diatur Undang-Undang untuk memberikan fungsi edukasi fungsi informasi kontrol sosial maka otomatis wajib mengikuti imbauan,” lanjutnya.

Nuning mengatakan, pihaknya akan memberi sanksi kepada lembaga penyiaran yang mengglorifikasi pelaku KDRT.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com