JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Penipuan Bermodus Pemberian Bantuan Marak, Sasar Korban Para Lansia

Ilustrasi | joglosemarnews.com
   

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Awas penipuan bermodus pemberian bantuan marak, sasar korban para lansia.

Aksi penipuan bermodus pemberian bantuan itu terjadi belakangan di wilayah Wonogiri. Korban yang merupakan lansia harus mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Pelaku penipuan bermodus pemberian bantuan itu mendatangi sasaran. Mereka mengaku dari instansi pemerintah hendak menyurvei untuk memberikan bantuan.

Namun setelah ada celah dan kesempatan, pelaku penipuan bermodus pemberian bantuan menggasak perhiasan emas dan langsung kabur.

Kepala Desa atau Kades Pondok Sularno menyebutkan korban adalah Mbah Kijem warga Dusun Gledegan Desa Pondok Kecamatan Ngadirojo Wonogiri. Korban tinggal di RT 1 RW 2 berumur 65 tahun.

Baca Juga :  Inspiratif, Bakso Kumis Group Salurkan 140 Juta untuk Yatim dan Dhuafa

Menurut dia, kejadian yang terjadi baru-baru ini adalah penipuan. Awalnya pelaku mengaku petugas dari kecamatan yang sedang melakukan survei penerima bantuan. Atas peristiwa itu, korban kehilangan dua buah cincin miliknya.

”Itu cincin emas tua sepertinya. Mungkin senilai Rp 5 juta,” kata Kades Pondok Sularno.

Menurut Kades Pondok Sularno, peristiwa penipuan dengan modus serupa sudah dua kali terjadi di Desa Pondok. Semua korbannya adalah lansia dan lokasi beraksi pelaku di pinggiran kampung.

”(Pelaku) ngakunya dari kecamatan. Ngasih info soal bantuan,” kata Kades Pondok Sularno.

Baca Juga :  Meski Tak Punya Lapangan Sendiri, SMPN 1 Selogiri Sabet Juara 1 Wonogiri Muda Futsal Cup 2024

Camat Ngadirojo Andika Krisnayana telah mendengar informasi tersebut. Saat ini diselidiki pihak kepolisian. Dia mewanti-wanti masyarakat lebih mewaspadai orang tak dikenal yang mengaku melakukan survei atau pendataan. Pasalnya, saat ini memang ada sejumlah pendataan sejumlah pihak. Di antaranya pendataan keluarga, Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dari BPS dan pendataan geotagging kemiskinan.

”Analisa kami, pelakunya ini mungkin paham kalau banyak pendataan. Nah dia memanfaatkan momentum ini,” kata Camat Ngadirojo Andika Krisnayana.

Andika juga mengimbau para kades supaya bisa lebih menjelaskan kepada masyarakat seperti apa pendataan yang sedang dilakukan. Aris Arianto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com