JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

PSSI Kecam Tragedi Kerusuhan di Malang, Segera Lakukan Investigasi. Arema Terancam Sanksi Keras!

Tangkapan layar insiden kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang yang dilaporkan menelan korban 60 orang tewas, Sabtu (1/10/2022) malam. Foto/JSnews

MALANG, JOGLOSEMARNEWS.COM
PSSI mengecam insiden kerusuhan brutal suporter di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur seusai antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Selain itu, induk olahraga sepakbola nasional itu juga memastikan segera bertolak ke Malang untuk melakukan investigasi terkait tragedi kerusuhan

Tragedi mengerikan itu dikabarkan menelan 60 korban jiwa dan ratusan suporter terluka.

Kerusuhan pecah setelah laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 bertajuk derbi Jatim itu berkesudahan 3-2 untuk kemenangan tim tamu, Persebaya.

‘’Kami masih menunggu laporan resmi dari pengawas pertandingan dan tentu laporan dari Kepolisian. Namun, dari tayangan video di media sosial yang sudah tersebar di mana-mana terlihat ada kerusuhan setelah wasit meniup peluit panjang. Sekali lagi kami masih menunggu laporan apakah ada korban atau tidak,’’ ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi dikutip dari laman resmi PSSI, Minggu (2/10/2022).

Baca Juga :  Sosok Aipda Joko, Korban Tragedi Pesawat Helikopter di Belitung Asal Sragen. Anak Bungsu yang Jadi Kebanggaan Keluarga

Yunus memastikan panitia pertandingan akan mendapat sanksi keras jika kerusuhan itu terbukti di dalam lapangan. Selain sanksi denda juga tidak bisa menjadi tuan rumah dalam beberapa laga.

‘’PSSI sangat mengecam kerusuhan ini. Namun, sekali lagi kami belum bisa menyimpulkan apa-apa. Tetapi, sanksi keras akan menimpa Arema jika semuanya terbukti. Tim investigasi PSSI akan segera bertolak ke Malang,’’ imbuh Yunus.

Sebelumnya, tragedi kerusuhan mengerikan dikabarkan terjadi dalam laga lanjutan sepakbola Liga Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim, Sabtu (1/10/2022) malam.

Ratusan suporter terlibat bentrok seusai menyaksikan laga derbi Jatim yang mempertemukan tuan rumah Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Baca Juga :  Jenazah Aipda Joko Dikabarkan Masih Tarik Ulur. Istri Minta di Tangerang, Keluarga Pingin di Kampung Halaman Sragen

Akibatnya, ratusan suporter dilaporkan bergelimpangan jatuh dan mengalami luka. Puluhan suporter juga dikabarkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Ada kabar menyebut sekitar 40 orang meninggal. Namun ada pulang yang sudah mencapai 60 orang hingga Minggu (2/10/2022) dinihari ini.

Video kerusuhan mengerikan di stadion itu juga beredar luar di media sosial. Kabar kerusuhan itu mulai beredar Sabtu (1/10/2022) malam beberapa saat selepas laga.

Kerusuhan diduga buntut kekalahan 2-3 tuan rumah atas tim tamu Persebaya, ribuan suporter langsung menyerbu ke lapangan.

Berdasarkan informasi berbagai sumber, kerusuhan bermula ketika laga barusaja usai. Suporter tuan rumah Aremania yang kecewa kemudian melampiaskan amarah dengan merusak pagar dan tribun stadion.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com