JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kapolres Sragen Bongkar Rencana Geng Raharja21 Ajak Perang Geng Gaza dari Klaten. Tujuannya Hanya Untuk Ini

Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Terungkapnya kelompok remaja Sragen dengan aksi mirip geng klitih yang mengatasnamakan Raharja21 beberapa waktu lalu, menguak fakta baru.

Ternyata hasil penyelidikan tim kepolisian, mereka akan menciptakan geng tersendiri di Sragen.

Komunitas remaja bengal yang bermarkas di salah satu angkringan di wilayah Sragen Kota itu juga sudah merencanakan aksi membuat perang antar geng saat malam tahun baru nanti.

Fakta itu diungkapkan Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama saat berbincang dengan JOGLOSEMARNEWS.COM soal kelompok geng yang mayoritas ternyata digawangi para pelajar di wilayah Sragen tersebut.

“Hasil pendalaman dari tim, aksi mereka memang akan mengarah ke klitih. Dari obrolan di grup, mereka punya rencana di malam tahun baru akan menciptakan perang antar geng dari luar kota,” papar Kapolres ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Selama 5 Jam Jalur Tanon Mondokan Sragen Banjir Parah

Kapolres mengungkapkan dari obrolan di grup geng tersebut, untuk mewujudkan perang itu, mereka berencana mengundang geng serupa bernama Gaza dari Klaten.

Tujuan dari aksi perang itu diduga untuk menunjukkan jati diri agar mendapat pengakuan serta ditakuti oleh masyarakat.

Sebagai persiapan, geng yang dideteksi beranggotakan 80 orang pelajar itu juga sudah membuat senjata tajam. Senjata itu dibuat beragam bentuk seperti dari gear motor, celurit dan beberapa sajam lainnya.

“Mereka ini hanya ingin terlihat garang dan jagoan di jalan raya. Sehingga ditakuti dan nanti akan dicontoh. Nah untuk menuju ke sana (perang) mereka ini sudah nyiapin sajam. Karena mereka sadar nggak mungkin beli. Senjatanya dibuat dari barang yang ada di rumah,” urai Kapolres.

Baca Juga :  Viral di Medsos Ada UFO di Atas Merapi, Apakah Benar UFO?

Lebih lanjut, Kapolres memandang kemunculan geng itu memang menghadirkan keprihatinan tersendiri. Sebab geng itu diketahui beranggotakan mayoritas pelajar level SMP dan sebagian SMA.

Kapolres menyebut kemunculan geng itu bukan tidak mungkin ibarat fenomena gunung es. Di mana masih ada kemungkinan geng geng lain yang selama ini belum terdeteksi.

Karenanya, pihaknya berharap peran aktif semua pihak lebih proaktif mengawasi pergaulan anak-anaknya yang usia pelajar.

Baik sekolah, orangtua, maupun elemen terkait diharapkan bisa bersinergi meningkatkan pengawasan terhadap aksi-aksi atau kemunculan kelompok yang berorientasi negatif dan memicu keresahan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com