JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

25 Rumah Terendam Banjir Bangka Barat Babel, Genangan Air Tembus Setengah Meter

Banjir
Banjir Bangka Barat Babel. Dok. BPBD Kabupaten Bangka Barat
   

BANGKA BARAT, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sedikitnya 25 rumah terendam banjir Bangka Barat Babel.

Ketinggian air banjir Bangka Barat bervariasi, namun ada yang sampai setengah meter.

Data dari Pusdalops BNPB menyebutkan sebanyak 25 KK terdampak. Tidak ada korban jiwa dan tidak ada yang mengungsi.

“Wilayah terdampak berada di Desa Tumbak Petar Kecamatan Jebus, Desa Sinar Manik, dan Desa Puput di Kecamatan Parit Tiga,” ungkap Abdul Muhari, Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (21/1/2023).

Kerugian ?ateril sebanyak 25 unit rumah terendam. Selain itu luapan air menyebabkan genangan setinggi 50 sentimeter. Akibatnya akses dan aktivitas warga menjadi terganggu karena kendaraan tak bisa melintas.

Baca Juga :  Jika Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Dipaksaan 100% APBN, Proyek Strategis Lain Bakal Terancam, Termasuk IKN

Upaya Penanganan bencana banjir dilakukan oleh Tim BPBD Kabupaten Bangka Barat bersama tim gabungan ke lokasi kejadian membantu mengevakuasi warga dan barang-barang serta melakukan pendataan rumah terdampak dan kebutuhan mendesak

BPBD Kabupaten Bangka Barat melaporkan pada Jumat (20/1) banjir sudah berangsur surut dan kegiatan warga kembali berjalan normal.

Prakiraan cuaca Kab. Bangka Barat per 20 sampai 21 Januari 2023 Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memgindikasikan dominasi cuaca hujan sedang pada siang hari, dan berawan pada malam hari.

Baca Juga :  Revisi UU TNI, Rencana Pencabutan Larangan TNI Berbisnis Banjir Kritik

Mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk selalu waspada dan siaga.

Sebagai mitigasi banjir upaya yang dapat dilakukan dengan membuat fungsi sungai dan selokan dapat bekerja dengan baik. Untuk jangka panjang, melakukan reboisasi tanaman khususnya jenis tanaman dan pepohonan yang dapat menyerap air dengan optimal. Memperbanyak dan menyediakan lahan terbuka untuk membuat lahan hijau untuk penyerapan air. Aris Arianto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com