JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ada Mayat Mengambang di Kolam Ikan Masaran, Pemilik Langsung Lari Ketakutan

Warga saat mengevakuasi jenazah pemuda yang ditemukan tewas mengambang di kolam ikan warga Sidodadi Masaran Sragen, Senin (16/1/2023). Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Sidodadi, Kecamatan Masaran digegerkan dengan penemuan mayat mengambang di kolam ikan milik warga setempat, Senin (16/1/2023).

Mayat pemuda itu diketahui bernama Puguh Widiyanto (37) warga Dukuh Driyan RT 10/02, Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran.

Ia ditemukan tak bernyawa mengambang di kolam ikan milik tetangganya, Sutarman (50) warga RT 10 dukuh dan desa yang sama.

Data yang dihimpun di lapangan, penemuan mayat itu diketahui sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurut keterangan Sutarman, awalnya sekitar pukul 11.00 WIB, ia berniat ke kolam ikannya untuk memberi pakan.

Baca Juga :  Partai Golkar Sragen dan PDI Perjuangan Semakin Mesrah Koalisi Jelang Pilkada Sragen 2024, Bayu: Kalau di Lagu Merah Kuning Hijau di Langit Yang Biru, Merah Pemenang dan Kuning Pemenang Kedua !

Sesampai di kolam ikan miliknya, mendadak pandangannya terusik melihat ada sesosok tubuh orang yang mengambang di kolam ikan tersebut.

Penasaran, ia kemudian mendekati sosok mengambang tersebut yang ternyata benar adalah tubuh orang.

Melihat mayat mengambang di kolamnya, ia langsung lari ketakutan sambil berteriak minta tolong.

Teriakan Sutarman mengundang warga lain berdatangan yang kemudian berupaya mengevakuasi mayat pemuda itu.

Setelah berhasil diangkat ke darat, kejadian baru dilaporkan ke perangkat desa diteruskan ke Polsek Masaran.

Baca Juga :  Gerindra dan Demokrat Jalin Koalisi di Pilkada Sragen 2024, PDIP ?

“Jenazah kemudian dibawa ke rumah korban. Selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Masaran guna ditindaklanjuti. Dari hasil pemeriksaan tim Inafis dan Puskesmas, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Korban murni meninggal akibat tenggelam,” papar Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Iptu Ari Pujiantoro, Senin (16/1/2023).

Karena keluarga menolak diotopsi dan sudah menerima sebagai musibah, jenazah korban kemudian diserahkan untuk dimakamkan. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com