JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Ini Sederet Bahaya Konsumsi Makanan Berminyak

Sukarno, saat menunjukkan minyak goreng curah hasil produksinya dari biji kapuk atau klentheng. Foto/Ando

JOGLOSEMARNEWS.COM — Belum lama ini nasi minyak sempat viral di media sosial. Nasi minyak merupakan makanan berupa ayam atau bebek goreng yang disajikan dengan kubis goreng dan sambal yang disiram minyak jelantah.

Terkait hal itu, dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Probo Yudha Pratama Putra menjelaskan, penggunaan minyak jelantah dalam waktu tertentu pada makanan akan berdampak pada kesehatan.

Baca Juga :  Keramas Baik untuk Kesehatan Rambut, Berapa Kali Dalam Seminggu?

Hal tersebut diakibatkan oleh deposisi sel lemak yang terjadi di usus halus, pembuluh darah, jantung, dan liver.

Penyakit yang pertama muncul akibat mengkonsumsi minyak jelantah disebut dislipidemia atau bahasa awamnya kolesterol. Mengonsumsi makanan yang dimasak dengan minyak jelantah akan meningkatkan lemak jenuh atau jahat yang sulit dimetabolisme oleh tubuh.

Baca Juga :  Tips Mengatasi Bibir Kering yang Perlu Dicoba

“Selanjutnya Dislipidemia ini dapat menjadi faktor risiko terhadap munculnya penyakit lain sepertijantung koroner, stroke, fatty liver hingga kanker,” jelas Yudha dalam keterangan resmi yang diterima Republika.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com