JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Perteman Jokowi dan Surya Paloh di Istana, Pengamat: Kemungkinan Isu Reshuffle dan Anies yang Jadi Materi Bahasan

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh usai meresmikan NasDem Tower di Gondangdia, Jakarta Pusat pada Selasa (22/2/2022) / tempo.co
   

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Apa sejatinya yang dibicarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di istana negara kemarin?

Menganai spekulasi tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebut isu reshuffle kabinet hingga pencapresan Anies Baswedan diduga menjadi pembahasan utama.

Pertemuan itu digelar pada Kamis lalu di Istana Negara dan berlangsung sekitar satu  jam.

“Pastinya banyak hal yang dibicarakan. Mulai soal politik kebangsaan, koalisi, pencapresan, dan soal reshuffle. Pembicaraan paling panas versi tebakan publik tentu soal pencapresan Anies oleh NasDem dan seputar reshuffle,” kata Adi saat dihubungi Tempo, Jumat (28/1/2023).

Adi menyebut kewenangan reshuffle kabinet memang tergantung 100 persen pada Jokowi. Walaupun, kata dia, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP secara tegas meminta dua menteri NasDem dievalusi.

Baca Juga :  Kebijakan Jokowi Obral HGU dan HGB ke Investor IKN Hingga Ratusan Tahun Picu Hujan Kritik

“Ini pesan politik yang sangat vulgar ke Jokowi bahwa PDIP tak happy dengan manuver NasDem selama ini terutama soal pencapresan Anies,” ujar Adi.

Sementara pada saat bersamaan, NasDem menyatakan tak mau mundur dan menegaskan loyalitasnya ke Jokowi hingga tuntas. Bahkan, NasDem menyatakan tetap loyal kepada Jokowi jika menterinya dicopot dari kabinet.

“Jokowi sepertinya dilematis, berada di persimpangan yang sangat rumit. Antara mendengarkan desakan reshuffle dari PDIP atau melihat loyalitas tanpa batas NasDem. Jadi, soal reshuffle masih gelap gulita,” kata Adi.

Surya Paloh belum membeberkan hasil pertemuannya dengan Presiden Jokowi ke internal partai. Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim menyebut biasanya Paloh bakal menyampaikan hasil pertemuan dengan presiden ke para kader dalam waktu khusus.

Baca Juga :  Menteri AHY Raih Penghargaan Tokoh Pendorong Investasi Melalui Reforma Agraria

“Ya biasanya nanti kita dikumpul untuk beliau jelaskan secara lengkap,” ujar Hermawi.

Meski belum mengetahui detail isi pertemuan tersebut, Hermawi menyebut partainya secara sikap politik tetap mendukung pemerintahan Jokowi hingga 2024.

“Sebagai partai pengusung, NasDem konsisten bersama Jokowi sampai hari terakhir masa jabatannya,” kata Hermawi.

Pertemuan Jokowi dengan Surya Paloh ini berlangsung di tengah merebaknya isu reshuffle kabinet. Bahkan sejumlah politikus PDIP mendesak agar Jokowi segera melakukan reshuffle kabinet terhadap menteri dari Partai NasDem.

Partai NasDem sendiri menyatakan tak keberatan jika para menterinya di-reshuffle asalkan bukan dilandaskan alasan politis.

Mereka menilai hal itu merupakan hak prerogatif presiden. Mereka pun menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin hingga akhir.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com