Beranda Nasional Jogja Pria yang Diduga Pembunuh Wanita di Kos Jalan Krasak, Yogya Masih Misteri

Pria yang Diduga Pembunuh Wanita di Kos Jalan Krasak, Yogya Masih Misteri

Ilustrasi mayat | tribunnews

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Keberadaan pria berinisial H yang diduga telah menghabisi wanita berinisial FD (23) di rumah kos, Jalan Krasak, Kotabaru, Yogyakarta, hingga kini masih misteri.

Sampai sekarang, pihak kepolisian masih terus mencari keberadaan pria  misterius tersebut untuk dimintai keterangan.

Sebelum ditemukan dalam kondisi tewas, korban FD sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Namun beberapa waktu setelah dilaporkan hilang, FD ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan di dalam kamar kos yang ditinggali oleh H.

Sementara berdasarkan hasil olah TKP, terdapat 11 luka pada tubuh FD dimana beberapa luka di antaranya ada di bagian leher.

Luka itu diduga yang mengakibatkan FD tak dapat bernafas hingga akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga :  Prambanan–Purwomartani Dibuka Lebaran 2026, Skema Buka-Tutup Exit Disiapkan

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap H alias Henry penghuni kamar kost yang melarikan diri,” kata Kasatreskrim Polresta Yogyakarta AKP MP Probo Satrio, dikonfirmasi Sabtu (2/3/2024).

Probo menyebut H merupakan saksi kunci atas kematian perempuan asal Kabupaten Sleman tersebut.

Polisi menurut Probo sempat mendeteksi keberadaan H di wilayah Bandung, atau di rumah orang tuanya.

Namun setelah pulang ke rumah orang tuanya, H langsung pergi dan belum ditemukan hingga saat ini.

“Beberapa waktu lalu kami memang mendapat informasi, yang bersangkutan (H) sempat pulang ke Bandung menemui ibunya. Tapi setelah itu berpamitan, kami masih melakukan pengejaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Motor Serobot Truk yang Mundur Parkir di Jalan Magelang, Pengendara Luka Berat

Probo pun menegaskan pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap H untuk mengungkap kasus kematian FD.

www.tribunnews.com

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.