SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dalam upaya meningkatkan peran serta masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengawasan Pilkada Kota Surakarta tahun ini, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD ISI Surakarta berkolaborasi dengan Bawaslu Kota Surakarta merancang kampanye sosial melalui media poster.
Kolaborasi tersebut diawali dengan kuliah umum di mata kuliah Creative Thinking yang diselenggarakan pada Rabu (16/10/2024) di Lab Studio Produksi, Laboratorium Terpadu Multimatra SBSN ISI Surakarta, Kampus Mojosongo.
Dalam kuliah umum tersebut, Agus Sulistyo, Koordinator Divisi Pencegahan, Permasalahan, dan Humas Bawaslu Kota Surakarta, membawakan materi bertema Teknologi Informasi, Hoaks, dan Demokrasi Elektoral 2024.
Materi tersebut memberikan wawasan kepada mahasiswa semester III yang akan terlibat dalam perancangan poster sebagai media kampanye sosial, yang bertujuan mengedukasi masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya Pilkada agar berlangsung transparan, demokratis, dan adil.
Agus Sulistyo menekankan bahwa kolaborasi dengan mahasiswa Prodi DKV ISI Surakarta ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pesan pengawasan Pilkada kepada pemilih pemula dan generasi muda.
“Lewat kampanye sosial ini, kami ingin mengedukasi mereka agar lebih peduli terhadap proses demokrasi, sekaligus mewadahi kreativitas mereka dalam bentuk seni rupa dan desain, khususnya melalui poster kampanye,” jelasnya, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.
Poster-poster hasil karya mahasiswa nantinya akan dipamerkan dalam acara Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi, Solo, yang direncanakan digelar pada Minggu (3/11/2024). Kegiatan itu juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan 13 tahun berdirinya Prodi DKV FSRD ISI Surakarta.
Menurut M. Harun Rosyid Ridlo, salah satu dosen pengampu mata kuliah Creative Thinking, mahasiswa akan melalui berbagai tahapan mulai dari memahami brief, melakukan riset, hingga eksekusi desain poster yang siap ditampilkan.
“Kuliah umum ini memberi wawasan lebih kepada mahasiswa tentang pentingnya pengawasan Pilkada, sekaligus pengalaman nyata dalam bekerja sama dengan lembaga publik seperti Bawaslu. Selain itu, ini menjadi langkah awal bagi DKV ISI Surakarta untuk menjalin kerja sama yang lebih luas dengan Bawaslu Kota Surakarta,” ujarnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan generasi muda tidak hanya aktif dalam berkreasi, tetapi juga lebih peduli terhadap proses demokrasi dan pengawasan pemilu yang bersih dan adil. Suhamdani