Beranda Edukasi Pendidikan Dosen UNS Latih Guru SD Muhammadiyah 5 Surakarta Kembangkan Multimedia Interaktif untuk...

Dosen UNS Latih Guru SD Muhammadiyah 5 Surakarta Kembangkan Multimedia Interaktif untuk Pembelajaran IPAS

Tim Research Group Inovasi Kompetensi Guru Sekolah Dasar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berfoto bersama dengan para guru SD Muhammadiyah 5 Surakarta usai pelaksanaan Workshop dan Pendampingan Desain Pembelajaran IPAS Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif, Sabtu (11/7/2026) | Foto: Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar terus dilakukan. Salah satunya adalah melalui penguatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.

Komitmen tersebut diwujudkan oleh Research Group (RG) Inovasi Kompetensi Guru Sekolah Dasar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Workshop dan Pendampingan Desain Pembelajaran IPAS Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif untuk Mengakselerasi SDGs 4” di SD Muhammadiyah 5 Surakarta, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB itu diikuti 27 guru sekolah dasar mitra. Workshop dipimpin Ketua RG Inovasi Kompetensi Guru SD UNS, Dr. Idam Ragil Widianto Atmojo, S.Pd., M.Si., bersama tim yang terdiri atas Dr. Roy Ardiansyah, M.Pd., Dr. Dwi Yuniasih Saputri, M.Pd., Dr. Matsuri, M.Pd., dan Dr. Fadhil Purnama Adi, S.H., M.H. Kegiatan tersebut juga melibatkan dua mahasiswa, yakni Muhammad Nafi’ David Ibrahim dan Tasya Rahmawati.

Acara dibuka oleh Dr. Roy Ardiansyah selaku pembawa acara, dilanjutkan sambutan Kepala SD Muhammadiyah 5 Surakarta, Ahmad Basari, S.Pd.I, serta pengantar dari Dr. Idam Ragil Widianto Atmojo mengenai pentingnya transformasi pembelajaran IPAS di era digital.

Baca Juga :  Kemenag Siapkan 5 Langkah Besar Cegah LGBTQ, Usai Perpres 111/2025 Terbit, Ini Rinciannya!

Dalam sesi penyampaian  materi, Dr. Dwi Yuniasih Saputri menjelaskan urgensi penggunaan multimedia interaktif dalam mendukung pembelajaran IPAS yang bermakna, kontekstual, sekaligus selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 4, yakni pendidikan berkualitas.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari Dr. Idam Ragil Widianto Atmojo bersama tim dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif yang dapat diterapkan di kelas. Salah satu fokus pelatihan adalah pemanfaatan platform Genially dalam membuat media pembelajaran yang menarik dan mudah digunakan.

Selama pendampingan, para guru menyusun rancangan pembelajaran IPAS yang mengintegrasikan tujuan pembelajaran, aktivitas eksploratif, asesmen, hingga penggunaan berbagai media digital seperti presentasi interaktif, simulasi sederhana, video pembelajaran, dan aplikasi edukatif.

Ketua RG Inovasi Kompetensi Guru SD UNS, Dr. Idam Ragil Widianto Atmojo, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kompetensi guru agar mampu merancang pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mendukung pencapaian SDGs 4.

“Guru tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi, tetapi juga mendesain pengalaman belajar yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, mampu berkolaborasi untuk mengembangkan literasi digital peserta didik,” ujarnya.

Baca Juga :  Sambut Tahun Ajaran Baru, Al-Azhar Syifa Budi Solo Gembleng 150 Guru dan Karyawan

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif berdiskusi, mencoba berbagai perangkat multimedia, hingga mempresentasikan hasil rancangan pembelajaran yang telah mereka susun. Sejumlah peserta juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana peningkatan kompetensi profesional guru.

Melalui kegiatan tersebut, jelas Idam Ragil, UNS menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang semakin relevan dengan perkembangan zaman sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. [*]

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.