WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Banyak masyarakat mengira tugas penghulu hanya datang ke lokasi, memimpin ijab kabul, lalu selesai. Padahal, sebelum resmi menjalankan tugas melayani masyarakat, seorang penghulu harus memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, etika pelayanan, hingga kesiapan menghadapi berbagai situasi yang bisa terjadi saat prosesi akad nikah.
Karena itulah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Wonogiri menggelar Bimbingan Teknis dan Simulasi Akad Nikah bagi Penghulu Ahli Pertama pada Senin (13/7/2026) di New Lodji Tandon, Wonogiri. Kegiatan mengusung tema “Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Penghulu dalam Pelayanan Nikah” sebagai upaya mencetak penghulu yang semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sekitar 25 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan penghulu yang baru diangkat di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri bersama pengurus APRI Kabupaten Wonogiri. Selama sehari penuh, peserta tidak hanya mendapatkan materi di dalam kelas, tetapi juga mengikuti simulasi pelaksanaan akad nikah yang dirancang menyerupai kondisi sebenarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, H. Hariyadi, S.Ag., M.S.I., saat membuka kegiatan mengajak seluruh penghulu untuk terus meningkatkan kualitas diri karena masyarakat membutuhkan sosok penghulu yang tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu menjadi pembimbing keluarga.
“Teruslah belajar, tingkatkan kompetensi, kapasitas, dan kapabilitas. Jadilah penghulu yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi rujukan masyarakat dalam persoalan keagamaan dan keluarga. Dengan begitu, kehadiran penghulu akan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Wonogiri,” tegas Hariyadi.
Ia menambahkan, pelayanan nikah yang baik tidak cukup hanya memastikan prosesi akad berjalan lancar. Penghulu juga harus mampu memberikan rasa nyaman kepada calon pengantin dan keluarga, memahami regulasi yang terus berkembang, serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan penuh tanggung jawab.
Selama bimbingan teknis, peserta memperoleh berbagai materi yang menjadi bekal utama dalam menjalankan tugas.
✅ Peningkatan kompetensi dan profesionalisme penghulu.
✅ Tata cara pelaksanaan akad nikah sesuai ketentuan terbaru.
✅ Etika pelayanan publik dan komunikasi dengan masyarakat.
✅ Pembinaan calon pengantin dan keluarga.
✅ Simulasi akad nikah untuk mengasah kemampuan teknis serta meningkatkan kepercayaan diri.
Sesi simulasi menjadi bagian yang paling menarik. Para penghulu baru mempraktikkan langsung jalannya akad nikah, mulai dari tahapan administrasi, pelaksanaan ijab kabul, hingga menghadapi berbagai kemungkinan situasi yang dapat muncul saat bertugas. Melalui latihan tersebut, peserta memperoleh pengalaman yang lebih nyata sehingga lebih siap ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu peserta, Pujianto, S.H.I., mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan, meningkatkan keterampilan, sekaligus memotivasi kami agar dapat bekerja lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami menjadi lebih siap menghadapi berbagai situasi yang ditemui saat menjalankan tugas sebagai penghulu,” ujarnya.
Ketua APRI Kabupaten Wonogiri, Zaenal Arifin, S.Ag., berharap seluruh penghulu, khususnya yang baru diangkat, terus meningkatkan kemampuan, menjaga integritas, serta mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, penghulu merupakan garda terdepan pelayanan nikah di lingkungan Kementerian Agama. Karena itu, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan agar kualitas pelayanan pencatatan nikah dan pembinaan keluarga semakin baik dari waktu ke waktu.
Melalui kegiatan ini, APRI Kabupaten Wonogiri menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan sumber daya penghulu yang profesional, adaptif, dan siap memberikan pelayanan terbaik. Harapannya, setiap pasangan yang melangsungkan pernikahan di Wonogiri dapat merasakan pelayanan yang semakin berkualitas, humanis, dan memberikan pengalaman yang baik pada salah satu momen paling penting dalam kehidupan mereka. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















