YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gelombang pengunduran diri yang mengguncang Partai Buruh di tingkat nasional kini merembet ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seluruh jajaran kepengurusan partai di wilayah tersebut memilih melepaskan jabatannya menyusul keputusan Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nuzarli, yang lebih dahulu menyatakan mundur bersama sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI).
Keputusan itu turut diikuti Ketua Partai Buruh DIY, Irsad Ade Irawan. Dalam pernyataan tertulis yang disampaikannya, Irsad menegaskan pengunduran dirinya merupakan konsekuensi atas hengkangnya ORI–Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN, yang selama ini menjadi salah satu inisiator penting berdirinya kembali Partai Buruh.
“Sehubungan dengan keluarnya salah satu inisiator terbesar pendirian kembali Partai Buruh, yaitu ORI (Organisasi Rakyat Indonesia) – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN, maka bersama ini saya, Irsad Ade Irawan, menyatakan berhenti dari jabatan Ketua Partai Buruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” ujar Irsad.
Menurutnya, langkah tersebut bukan hanya keputusan pribadi. Seluruh struktur kepengurusan Partai Buruh di DIY, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan, juga memutuskan mengakhiri kepengurusan mereka secara serentak.
“Selain itu, buruh di berbagai pabrik serta petani di pedesaan yang selama ini menjadi bagian dari basis dukungan Partai Buruh di DIY juga menyatakan keluar dari Partai Buruh,” lanjutnya.
Pengunduran diri massal itu sekaligus berdampak pada hubungan Partai Buruh dengan Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY. Seiring mundurnya Irsad dari kursi Ketua Partai Buruh DIY, MPBI DIY juga secara resmi menarik dukungan terhadap partai tersebut.
Dengan keputusan tersebut, Partai Buruh tidak lagi menjadi bagian dari MPBI DIY.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli mengumumkan pengunduran dirinya bersama sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus ORI. Perbedaan pandangan mengenai arah perjuangan politik partai disebut menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi keputusan tersebut.
Apabila akan diterbitkan, akan lebih kuat secara jurnalistik jika ditambahkan tanggapan dari DPP Partai Buruh atau Presiden Partai Buruh sebagai upaya menjaga keberimbangan (cover both sides). [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















