
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komitmen satuan kerja (satker) dan pemerintah daerah dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara akuntabel dan berkualitas kembali mendapat apresiasi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Surakarta.
Melalui ajang ARJUNA (Apresiasi Kinerja untuk Mitra Kerja KPPN Surakarta) Awards Semester I Tahun Anggaran 2026, KPPN Surakarta memberikan penghargaan kepada satker kementerian/lembaga serta pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan keuangan negara selama semester pertama tahun ini.
Melalui rilis ke Joglosemarnews dijelaskan, penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang digelar secara hybrid di Grha Artaka, Exhibition Hall KPPN Surakarta, Kamis (23/7/2026). Pesertanya berasal dari mitra kerja KPPN Surakarta yang meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Wonogiri.
Mengusung tema “Ksatria Madukara: Mengukir Prestasi, Menebar Inspirasi”, ARJUNA Awards tahun ini mengangkat filosofi seorang ksatria pemanah yang memiliki fokus, ketekunan, semangat belajar, dan kegigihan dalam mencapai tujuan. Nilai-nilai tersebut dinilai selaras dengan karakter yang harus dimiliki para pengelola keuangan negara dalam mewujudkan tata kelola APBN yang profesional dan berkualitas.

Pada Semester I Tahun Anggaran 2026, penghargaan diberikan dalam sepuluh kategori. Di antaranya meliputi Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik, Akurasi Deviasi Halaman III DIPA Terbaik, Implementasi Cash Management System (CMS) Terbaik, Implementasi Kartu Kredit Pemerintah (KKP) Terbaik, Pengelolaan Gaji Induk Terbaik, Kecepatan Penyelesaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Berkualitas, Kecepatan Pemenuhan Kualitas Data Terbit Surat Hasil Rekonsiliasi (SHR), Operator Satker Terbaik, KPA, PPK dan PPSPM Terbaik, hingga Pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Daerah Mitra KPPN Surakarta.
Salah satu kategori yang kembali dipertahankan adalah penghargaan Akurasi Deviasi Halaman III DIPA Terbaik. Penghargaan ini diberikan kepada satuan kerja yang mampu merealisasikan anggaran sesuai dengan rencana penarikan dana yang telah disusun.
Hasil evaluasi KPPN Surakarta menunjukkan capaian yang menggembirakan. Sebanyak 55 satuan kerja atau sekitar 53 persen dari total satker mitra berhasil meraih nilai akurasi deviasi Halaman III DIPA sempurna, yakni 100. Capaian tersebut mencerminkan semakin baiknya kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran di lingkungan satuan kerja.
ARJUNA Awards Semester I 2026 juga menghadirkan kategori baru, yakni Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) Terbaik. Penghargaan ini diberikan kepada PPSPM yang mampu menjaga kualitas pengujian tagihan dengan tingkat penolakan Surat Perintah Membayar (SPM) paling rendah.
Menariknya, penerima penghargaan pada kategori tersebut berhasil mencatatkan 100 persen SPM tanpa penolakan, yang menunjukkan tingginya ketelitian, kepatuhan terhadap prosedur, dan kualitas administrasi dalam pengelolaan keuangan negara.
Selain seremoni penghargaan, rangkaian kegiatan juga diramaikan dengan UMKM Expo yang diikuti oleh 15 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah binaan KPPN Surakarta.
Melalui kegiatan tersebut, KPPN Surakarta tidak hanya memberikan apresiasi kepada para mitra kerja berprestasi, tetapi juga menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar penting penggerak ekonomi daerah.
KPPN Surakarta berharap sinergi antara pengelolaan APBN yang semakin berkualitas dan pemberdayaan sektor UMKM dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan di wilayah kerjanya. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














