JOGLOSEMARNEWS.COM — Ketegangan panjang yang selama bertahun-tahun membayangi Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio dan Tjoe Ling Kiong Tuban kini resmi berganti dengan ikrar kedamaian. Setelah penandatanganan kesepakatan damai pada pekan lalu, momentum rekonsiliasi berlanjut melalui ritual pertobatan yang digelar oleh salah satu tokoh kelenteng, Go Tjong Ping, pada Kamis, 30 Juli 2026.
Di hadapan altar Kongco Kwan Sing Tee Koen, Go Tjong Ping bersimpuh memegang tiga batang hio. Mantan anggota DPRD Jawa Timur tersebut secara terbuka mengakui kekhilafan dan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas peryataan emosionalnya pada pertengahan Februari 2026 lalu.
Permohonan maaf tersebut ditujukan secara khusus kepada CEO Kapal Api Global Soedomo Mergonoto, beserta keluarga dan jajaran perusahaannya.
Tjong Ping menegaskan bahwa ucapan yang sempat memicu keretakan tersebut murni dipicu kekhilafan dan luapan emosi sesaat.
Pria yang juga dikenal dengan nama Teguh Prabowo Gunawan ini menyatakan kesiapannya untuk bertolak ke Surabaya guna menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan Soedomo demi mengukuhkan persaudaraan dan menjaga kesucian tempat ibadah.
Langkah legawa ini diambil bukan tanpa alasan.
Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-1866 Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen pada awal Agustus mendatang, kedamaian internal menjadi fondasi utama.
Solidaritas umat TITD Kwan Sing Bio kini kian erat setelah mayoritas jamaah meratifikasi kesepakatan damai di hadapan notaris. Kembalinya keharmonisan di kelenteng terbesar se-Asia Tenggara ini diharapkan mampu memulihkan citra tempat ibadah sekaligus menggairahkan kembali pariwisata serta kunjungan umat dari berbagai daerah.
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















