Beranda Daerah Solo Alumni 84 SMPN 8 Solo Buka Usaha Kuliner Bersama “Es Teler Ita...

Alumni 84 SMPN 8 Solo Buka Usaha Kuliner Bersama “Es Teler Ita Itu 84”, Target 16 Gerai di Soloraya

Ikatan Alumni 1984 SMP Negeri 8 Surakarta meluncurkan usaha kuliner bersama bernama Es Teler Ita Itu 84 di Solo. Isimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Usia bukan penghalang untuk tetap produktif. Semangat itu dibuktikan Ikatan Alumni 1984 SMP Negeri 8 Surakarta dengan meluncurkan usaha kuliner bersama bernama Es Teler Ita Itu 84 di Solo.

Peresmian gerai pertama dilakukan pada Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, di Jl. Kahar Muzakir No. 152, Mojo, Pasar Kliwon, Solo. Pembukaan dilakukan langsung oleh Purwadi, pengusaha sekaligus Mantan Wakil Bupati Sukoharjo periode 2016-2021.

Ide usaha ini digagas Ketua Alumni 84 SMPN 8 Surakarta, Sriyono Jambul. Berangkat dari komunitas alumni yang berjumlah sekitar 450 orang dari 9 kelas, muncul gagasan untuk menciptakan kegiatan yang tidak hanya bernostalgia tapi juga bernilai ekonomi.

Sebanyak 16 alumni berkomitmen memulai dengan mengumpulkan modal awal Rp1 juta per orang. Dari situlah berdiri warung Es Teler Ita Itu 84.

“Target kami bisa buka 16 gerai di Soloraya,” ungkap Sriyono Jambul saat peresmian.

Baca Juga :  Bertemu Jokowi di Solo, Xanana Gusmao Nyanyi Bengawan Solo dan Makan Nasi Goreng

Mengandalkan pengalaman Sriyono di industri kuliner sejak tahun 1990-an, usaha ini menyajikan minuman segar seperti es teler, es kolak istimewa, es buah, hingga es degan.

Yang membedakan adalah cara penyajiannya. Untuk es kolak, semua bahan segar seperti pisang, kelapa muda, kolang-kaling, dan nangka diracik langsung sebelum disiram kuah khas.

Sementara es teler menggunakan durian murni tanpa perisa sintetis, namun tetap dijual dengan harga terjangkau Rp17.000 per porsi.

Sriyono memimpin langsung seluruh rantai operasional mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pemasaran. Hal ini sekaligus menjadi pelatihan bagi anggota alumni lain agar memahami tata kelola bisnis kuliner dari hulu ke hilir.

Keuangan usaha juga dikelola visioner. Laba bersih tidak langsung dibagi habis, melainkan sebagian besar ditabung di kas manajemen untuk ekspansi.

“Pengembangan jaringan ini diharapkan bisa memperluas penyerapan tenaga kerja dan memperkuat ekosistem UMKM lokal,” jelas Sriyono.

Baca Juga :  PB XIV Hangabehi Ikrar sebagai Raja Kraton di Watu Gilang, GKR Timoer: Untuk Dokumentasi Kementerian Kebudayaan

Purwadi mengapresiasi langkah para alumni. “Keberanian untuk terus berinovasi dan membangun kolaborasi bisnis di usia matang merupakan contoh teladan yang sangat inspiratif,” ujarnya.

Langkah Alumni 84 SMPN 8 Solo ini diharapkan bisa memotivasi generasi muda untuk berani menjadi pelaku UMKM yang kreatif, mandiri, dan pantang menyerah. Prihatsari

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.