JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polemik dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memanas. Kali ini, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana tidak sekadar meminta Gibran menunjukkan dokumen pendidikan tingkat SMA, tetapi juga memasang hadiah Rp100 juta bagi siapa pun yang mampu menunjukkannya.
Tantangan tersebut disampaikan Denny melalui akun media sosialnya pada Minggu (9/8/2026). Ia menjadikan keberadaan ijazah asli SMA atau sederajat Gibran sebagai bagian dari tuntutannya agar putra Presiden Joko Widodo itu mundur dari jabatan Wakil Presiden.
Denny menyatakan sikapnya akan berubah apabila Gibran dapat memperlihatkan dokumen pendidikan tersebut kepada publik.
“Jika Mas Wapres bisa menunjukkan ijazah asli SMA/sederajat, saya berhenti meminta Gibran mundur. Sebaliknya, jika Mas Wapres tidak bisa tunjukkan, Gibran wajib legowo mundur,” kata Denny dalam pernyataannya di akun instagram @dennyindrayana99
Tidak berhenti pada tuntutan tersebut, Denny kemudian membuat sayembara terbuka. Ia menjanjikan uang Rp100 juta kepada siapa saja yang dapat menunjukkan ijazah asli SMA atau sederajat milik Gibran.
“Siapapun yang bisa menunjukkan ijazah asli SMA/sederajat Mas Gibran, akan saya beri hadiah 100 juta Rupiah,” ujarnya.
Denny juga mendorong Gibran sendiri membuka dokumen pendidikan tingkat SMA tersebut kepada masyarakat.
Menurut dia, langkah tersebut diperlukan untuk menjawab polemik mengenai riwayat pendidikan menengah Gibran yang kembali menjadi sorotan.
Denny membandingkan tuntutan itu dengan apa yang pernah dilakukannya ketika menunjukkan ijazah pendidikan S1 miliknya kepada publik.
Polemik yang diangkat Denny berkaitan dengan dokumen pendidikan tingkat menengah Gibran serta isu mengenai persyaratan pendidikan yang harus dipenuhi seseorang untuk dapat maju sebagai calon wakil presiden.
Meski demikian, pernyataan dan tuntutan Denny tersebut merupakan bagian dari sikap serta pandangannya dalam polemik dokumen pendidikan Gibran. Sayembara Rp100 juta yang diumumkannya juga tidak serta-merta membuktikan adanya persoalan pada dokumen pendidikan Gibran.
Dengan sayembara tersebut, Denny kini mencoba membawa polemik yang sebelumnya berlangsung di ruang perdebatan publik ke bentuk tantangan terbuka: siapa yang bisa menunjukkan dokumen asli yang dimaksud, akan mendapatkan hadiah Rp100 juta. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















