WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 30 guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 2 Bawen, Kabupaten Semarang, datang langsung ke SMP Negeri 5 Wonogiri, Sabtu (3/10/2026). Mereka tidak sekadar berkunjung, tetapi membawa misi untuk membongkar praktik pengelolaan sekolah yang dinilai menarik untuk dipelajari.
Rombongan dipimpin Kepala SMPN 2 Bawen Ratih Sarwiyono. Kegiatan tersebut dikemas dalam studi tiru untuk berbagi pengalaman sekaligus melihat langsung berbagai program dan tata kelola yang diterapkan SMPN 5 Wonogiri.
Ratih mengatakan, kunjungan itu menjadi kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan SMPN 2 Bawen untuk mempelajari berbagai pengalaman yang sudah dijalankan SMPN 5 Wonogiri.
Melalui studi tiru tersebut, rombongan SMPN 2 Bawen mempelajari sejumlah hal, mulai dari manajemen dan tata kelola sekolah, pengembangan budaya sekolah, inovasi program hingga strategi peningkatan mutu pendidikan.
Kepala SMPN 5 Wonogiri Pudi Sri Maryatmo mengapresiasi kepercayaan SMPN 2 Bawen memilih SMPN 5 Wonogiri sebagai lokasi studi tiru.
Setelah penyambutan, kegiatan berlanjut dengan pemaparan sejumlah program yang dijalankan SMPN 5 Wonogiri.
Beberapa di antaranya berkaitan dengan program Adiwiyata, ketahanan pangan, seni budaya serta sejumlah kegiatan pengembangan sekolah lainnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Wening Mahanani kemudian menjelaskan strategi yang diterapkan dalam pengembangan kurikulum. Sementara Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Dewi Kustantini memaparkan program pembinaan siswa yang berjalan di sekolah tersebut.
Pembahasan tidak berhenti pada pemaparan program. Sutopo selaku Ketua Tim Penjamin Mutu SMPN 5 Wonogiri memberikan penguatan mengenai sejumlah hal yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program sekolah.
Setelah sesi paparan, rombongan diajak melihat langsung lingkungan SMPN 5 Wonogiri. Kegiatan lapangan tersebut didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana Mujiono.
“Dari kunjungan tersebut, rombongan dapat melihat secara langsung kondisi lingkungan sekolah sekaligus berbagai fasilitas dan penerapan program yang sebelumnya dipaparkan dalam forum,” ujar Pudi Sri Maryatmo.
Salah satu hal yang turut menjadi perhatian adalah perkembangan karakter siswa yang tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam rapor pendidikan SMPN 5 Wonogiri.
Studi tiru tersebut akhirnya menjadi ruang bertukar pengalaman antara dua satuan pendidikan. Bukan hanya SMPN 2 Bawen yang mendapatkan gambaran mengenai program di Wonogiri, tetapi kedua sekolah juga memiliki kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan pendidikan. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















