WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kontingen Wonogiri tak ingin kembali terpuruk di papan bawah PORPROV Jawa Tengah. Setelah menempati peringkat ke-34 pada gelaran sebelumnya, Kabupaten Jateng Tenggara itu kini membidik hasil lebih baik di PORPROV XVII dan PEPARPROV V Tahun 2026. Sejumlah cabang olahraga bahkan memasang target tujuh medali emas.
Pemberangkatan kontingen berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (14/10/2026). Sebanyak 136 atlet dan ofisial disiapkan untuk berlaga di 19 cabang olahraga (cabor) PORPROV XVII. Sementara itu, PEPARPROV V diikuti 28 atlet dan ofisial yang akan bertanding pada enam cabor.
Ketua KONI Wonogiri, Sungkono, mengatakan persiapan atlet telah dilakukan melalui pemusatan latihan selama kurang lebih tiga bulan. Meski demikian, pihaknya tidak ingin memasang target berlebihan dan memilih fokus memperbaiki posisi klasemen.
“Target kami yang paling penting untuk memperbaiki peringkat. Tahun lalu peringkat 34, tahun ini targetnya lebih baik,” kata Sungkono.
Di tengah target memperbaiki peringkat, sejumlah cabor Wonogiri memiliki sasaran medali yang cukup ambisius. Total yang dibidik mencapai tujuh medali emas, empat perak, dan 24 perunggu.
Judo, karate, dan voli pasir menjadi tiga cabor yang diunggulkan untuk menyumbangkan medali. Hasil pertandingan dari cabor-cabor tersebut akan menjadi salah satu penentu pencapaian kontingen Wonogiri dalam kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah itu.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa pulang hasil yang lebih baik dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Yang jelas target kita lebih baik dari tahun kemarin,” paparnya.
Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga menyiapkan bonus bagi atlet yang meraih prestasi di PORPROV XVII maupun PEPARPROV V. Menurut Setyo, pemberian bonus tersebut akan diatur melalui Peraturan Daerah (Perda), termasuk pembagian berdasarkan tingkatan prestasi.
“Pasti, untuk atlet berprestasi PORPROV XVII dan PEPARPROV V. Bonusnya diatur dalam Perda tingkatan-tingkatannya, sudah ada. Bonus diserahkan tahun 2027 nanti,” paparnya.
Dengan persiapan selama tiga bulan, target tujuh emas, serta dukungan bonus dari pemerintah daerah, pekerjaan rumah kontingen Wonogiri kini adalah mengubah target menjadi hasil di arena pertandingan. Perbaikan peringkat menjadi ukuran utama, sementara judo, karate, dan voli pasir diharapkan mampu memberi kontribusi medali.
PORPROV XVII dan PEPARPROV V Tahun 2026 pun menjadi kesempatan bagi atlet Wonogiri untuk membuktikan sejauh mana persiapan yang telah dijalani mampu mendongkrak prestasi daerah. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















