Beranda Umum Nasional Wali Kota Tanjungpinang Syahrul Dinyatakan Positif Virus Corona, Wartawan Rapid Test

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul Dinyatakan Positif Virus Corona, Wartawan Rapid Test

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay

BATAM, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wali Kota Tanjungpinang Syahrul dinyatakan positif virus corona atau COVID-19, Senin (13/4/2020). Sebelumnya, Wali Kota Syahrul mengalami gangguan kesehatan dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (11/4/2020).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana mengatakan, total pasien yang positif virus Corona di Kepri sudah 27 orang. “Hari ini (13 April) diketahui lagi empat orang positif dua dari Tanjungpinang, dan dua Kota Batam,” kata Tjetjep yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri.

Salah satu dari dua orang yang di Tanjungpinang adalah Wali Kota Syahrul. “Kondisi beliau Alhamdulillah relatif stabil,” kata Tjetjep.

Tjetjep mengatakan, pihaknya sudah menelusuri jejak riwayat perjalanan Syahrul, ia baru kembali dari Lampung dan Padang, Sumatera Barat satu bulan yang lalu. “Kita akan terus melacak.”

Baca Juga :  Jika Terjadi PSU di Pilkada Jakarta,  Akan Terbukti Dharma-Kun Sekadar Boneka KIM Plus atau Bukan

Semua orang yang kontak dekat dengan Syahrul akan diberlakukan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). “Itu yang tidak ada sakit tidak ada gejala, kami berlakukan sebagai ODP kami akan rapid test dan tes swab,” ujar Tjetjep.

Sebelum jatuh sakit, Syahrul menjalankan beberapa kegiatan termasuk sering melaksanakan wawancara dengan awak berbagai media. Beberapa awak media itu akan menjalani rapid test.

Salah seorang wartawan televisi, Eri mengatakan, dia meminta segera pemerintah daerah untuk melaksanakan konferensi pers seperti yang dilakukan pemerintah pusat, menyebarkan rilis tidak hanya dalam bentuk tulisan tetapi juga video stateman masing-masing pejabat. “Jadi kalau sudah seperti ini kami wartawan televisi kesulitan, karena tuntutan kerja, harus ada video,” kata dia.

Baca Juga :  Polemik Parcok Tak Hanya Dihadapi PDIP, Puan Minta Kadernya Laporkan Kasus Itu Jika Ada Bukti Kuat

www.tempo.co