JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

5 Temuan Indikasi Kejanggalan Pengerjaan Proyek Pasar Sumberlawang Versi DPRD dan Topan-RI

Proyek Pasar Sumberlawang tampak depan.

 

Proyek Pasar Sumberlawang tampak depan.

 

SRAGENProyek Pasar Sumberlawang di Kecamatan Sumberlawang dengan anggaran senilai Rp 13,7 miliar terus menuai sorotan dari berbagai pihak. Hal itu tak lepas dari kontroversi pelaksanaan proyek yang ditengarai banyak melanggar aturan dan kontrak.

Proyek yang dikerjakan dengan durasi 150 hari dan jatuh tempo 21 Desember 2017 itu, kini memang masih berlanjut dengan masa perpanjangan kontrak.

Namun dari hasil sidak yang dilakukan Pimpinan DPRD Sragen dan juga dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),  menemukan sejumlah kejanggalan dari proyek yang dikerjakan PT Wira Bina Prasamya Semarang tersebut.

Baca Juga :  Breaking News: Kecelakaan Maut Motor VS Motor di Sambungmacan Petang Ini, Satu Perempuan Tewas Satunya Tak Sadarkan Diri

Koordinator LSM Topan-RI Sragen,  Agus Triyono menyebut setidaknya ada lima temuan dari hasil pengecekannya ke lokasi proyek dua hari lalu, Minggu (7/1/2018). Pertama, ia menyebut progress pengerjaan struktur belum rampung sepenuhnya sehingga progress pekerjaan diyakini baru sekitar 65 persen.

“Dari teknis rekanan juga mengatakan demikian. Rumusnya kalau pekerjaan struktur belum selesai, itu belum ada 65 persen. Apalagi kusen-kusen juga belum dipasang, ” paparnya kepada wartawan Selasa (9/1/2018).

Pengerjaan keramik lantai dasar

Kedua,  ia menemukan pengerjaan lantai dasar dan pemasangan keramik yang terkesan melanggar spek. Keramik hanya dipasang ditempelkan di atas pasir tanpa ada landasan blok serta pemadatan terlebih dahulu.

Baca Juga :  Tak Hanya Diancam, Orangtua Siswi Korban Perkosaan Massal di Sragen Mengaku Sempat Ditawari Uang Rp 500.000 untuk Bungkam

“Mestinya, tanahnya dipadatkan dulu. Kemudian diberi blok di atasnya,  baru pasir dan keramik. Tapi di sana itu hanya tanah lalu diatasnya pasir warasan dan ditumpangi keramik. Ini sudah menyalahi,  karena ada pekerjaan yang tidak dilakukan, ” terangnya.

Progres proyek tampak dari samping

Temuan ketiga,  ia mendapati bagian atap lantai sudah bocor dan rembes.  Hal itu diketahui dari rembesan air yang muncul dari atap lantai dasar. Padahal proyek masih berjalan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini