loading...
Wabup Karanganyar, Rohadi Widodo bersama jajaran dinas terkait saat meresmikan Pasar Rakyat di Dawung, Matesih, Jumat (5/1/2018). JSNews/Yok

KARANGANYAR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memastikan tidak menganggarkan pembangunan pasar tradisional. Pasalnya pasar yang sudah ada dinilai sudah cukup dan masih layak.

Salah satunya Pasar Rakyat yang barusaja selesai pembangunannya di Desa Dawung, Kecamatan Matesih. Pasar tersebut kondisinya cukup representatif dan diyakini bakal mendongkrak perekonomian setempat.

Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, Waluyo Dwi Basuki, usai peresmian Pasar Rakyat Dawung mengatakan untuk 2018, Pemkab hanyaakan menganggarkan dana untuk pembukaan akses jalan menuju Pasar Rakyat Dawung.

“Pasar yang ada saat ini sudah cukup dan masih layak. Tahun 2018 ini, kita hanya menganggarkan pembukaan akses jalan menuju ke pasar  rakyat di Jumapolo yang baru selesai dibangun beberapa waktu lalu,” kata Waluyo Dwi Basuki, Jumat (05/01/2018).

Baca Juga :  Dekat Kediaman Jokowi, Ini Lokasi Yang Diprediksi Bakal Jadi Markas Pemenangan Prabowo-Sandi di Segitiga Karanganyar-Solo-Sragen

Waluyo mengatakan Pasar Rakyat yang merupakan proyek tahun 2017 dari Kementerian  Koperasi itu dibangun dengan anggaran Rp 796 juta. Pasar rakyat itu dapat menampung 115 pedagang. Kemudian dikembangkan oleh desa dengan membangun 16 kios  dengan anggaran Rp 400 juta. Dengan demikian, lanjutnya, total anggaran pembangunan pasar ini senilai Rp 1,2 miliar

“ Pembangunan pasar rakyat ini murni dari  kementerian Koperasi dan Perdagangan dengan menggunakan dana APBN,” jelasnya.

Baca Juga :  Juliyatmono-Rober Christanto Resmi Pimpin Karanganyar 2018-2023, Rohadi Diganjar Penghargaan oleh Gubernur 

Sementara itu, wakil bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, usai meresmikan pasar rakyat tersebut, mengatakan, program revitalisasi pasar rakyat ini, merupakan,  bentuk komitmen pemerintah,  untuk  meningkatkan daya saing pasar rakyat, meningkatkan kesejahteraan para pedagang melalui peningkatan omzet.

Kemudian mendukung kelancaran logistik dan distribusi bahan kebutuhan masyarakat dan mendorong terjadinya penguatan pasar dalam negeri di era persaingan global yang kian terbuka lebar.

“Tujuan dari revitalisasi pasar rakyat adalah guna meningkatkan pendapatan para pedagang juga pelaku-pelaku ekonomi yang ada di masyarakat. Selain itu juga untuk memudahkan akses transaksi jual beli dengan nyaman,” terangnya. Wardoyo


Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.