loading...
Tim Polsek Gemolong dan Inafis Polres saat mengevakuasi jasad Mbah Nyamin, warga Kaloran, Gemolong yang ditemukan tewas gantung diri, Sabtu (6/1/2018). Dok/Polsek

 

SRAGEN– Warga di Desa Kaloran,  Kecamatan Gemolong digemparkan dengan seorang kakek yang ditemukan tewas gantung diri,  Sabtu (6/1/2018). Nyamin (52) kakek asal Dukuh Kaloran RT 3, Kaloran, itu tewas gantung diri di rumahnya.

Jasad sang kakek malang itu ditemukan kali pertama oleh cucunya sendiri,  Tristan. Tak pelak,  bocah berusia delapan tahun itu langsung menjerit histeris mendapati kakek tercintanya sudah meregang nyawa dalam posisi menggantung.

Aksi harakiri itu diungkapkan Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Gemolong,  AKP Supadi. Ia mengungkapkan jasad korban ditemukan pertama kali pukul 12.00 WIB.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Satu Pelaku Penganiayaan 2 Anggota PSHT di Mondokan Sragen. Tersangkanya Ternyata Anggota Perguruan IKSPI

“Yang menemukan cucunya sendiri.  Namanya bocah,  lihat kakeknya begitu (sudah meninggal)  langsung menjerit dan nangis hingga mengundang kedatangan keluarga dan warga, ” paparnya.

Korban selanjutnya langsung dievakuasi oleh tim Polsek. Selanjutnya,  korban dilakukan visum oleh petugas medis.

Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan di tubuh korban. Korban dinyatakan murni bunuh diri. Selesai divisum,  jasad korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga :  Pemudik Mulai Tiba, 1.177 Warga Sragen Diminta Lakukan Karantina Mandiri Selama 14 Hari. Jumlah ODP Corona 50 Orang, Pasien Diisolasi 4 Orang

“Penyebabnya diduga korban ini putus asa karena penyakit gulanya tidak kunjung sembuh, ” pungkasnya.  Wardoyo

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here