loading...


Poster ajakan aksi 191

SUKOHARJO-Permasalahan bau busuk menyengat akibat pengolahan limbah PT. Rayon Utama Makmur (RUM) di Kecamatan Nguter, belum juga menemui solusi. Menyikapi hal tersebut elemen masyarakat yang menamakan dirinya Masyarakat Peduli Lingkungan Sukoharjo berencana menggelar aksi turun ke jalan.

Ajakan demo sudah menyebar di media sosial beberapa hari terakhir. Aksi turun ke jalan bakal digelar Jumat (19/1/2018), lantaran itu diberi nama aksi 191.

Penelusuran Joglosemarnews.com, aksi 191 akan digelar di gedung DPRD Sukoharjo. Sebelumnya massa akan berkumpul di simpang tiga Songgorunggi, Kecamatan Nguter. Tepatnya di Jalan Raya Solo-Wonogiri, kilometer 30, Nguter.

Baca Juga :  Penemuan Mayat ABG Dekat Penggilingan Padi Trosemi Gatak Sukoharjo. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Pada sejumlah alun di media sosial, elemen masyarakat itu menyebarkan foto poster aksi 191. Dalam poster berisi tulisan ‘Seluruh Raga Kami Menuju Aksi 19 Januari 2018, Tutup PT RUM’.

Dalam siarannya, pengurus Masyarakat Peduli Lingkungan Sukoharjo, Ari Suwarno mengatakan, tuntutan aksi adalah penutupan PT. RUM. Pasalnya hingga saat ini belum ada solusi atas permasalahan limbah. Bau busuk menyengat masih tercium warga dan sangat mengganggu kenyamanan maupun kesehatan dan aktivitas warga.

Baca Juga :  Ini Bantuan Pemkab Sukoharjo Bagi Kontingen PORPROV 2018. Turunkan 135 Atlet Untuk 25 Cabor

“Ini aksi damai, kami akan tetap santun, tidak bersikap anarkis,” kata dia.

Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto, meminta pihak yang ikut dalam aksi tetap menjaga kondusifitas suasana. Pihaknya akan terbuka menemui warga yang ingin menyampaikan aspirasinya. Aris Arianto

Loading...