loading...
Tim Robotik SMP Birrul Walidain Sragen usai merebut prestasi di Lomba Internasional di Thailand. Foto/JSnews

SRAGEN – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen mencatat sejarah dengan meraih prestasi internasional untuk Sragen. Kontingen robotik sekolah tersebut mampu mengharumkan nama Indonesia dan Sragen dengan mempersembahkan gelar juara pertama dalam ajang Lomba Robotik se-Asia Pasifik 2018 yang digelar di Thailand.

Tim Robotik SMP itu memborong tiga gelar juara pertama, kedua dan ketiga kategori maze solving (robot pengikut garis) dalam kejuaraan robotik internasional yang dihelat di negeri gajah putih itu. Selain itu tim SMP Birrul juga meraih juara dua untuk kategori soccer dalam kejuaraan yang sama.

“Alhamdulillah tim Birrul akhirnya bisa membawa empat medali. Anak-anak senang karena bisa meraih juara yang didamkan dan ini pertama kalinya lomba internasional ke luar negeri, walaupun pernah juara internasional di Jakarta dan Bandung,” kata Kepala SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen, Amir, Selasa (30/1/2018).

Baca Juga :  Tak Main-main, Pemkab Sragen Datangkan 2 Drone dari UMM Malang untuk Semprot Massal Wilayah Sragen Kota. Gunakan Desinfektan Kapsul Yang Ampuh Bunuh Virus Covid Seperti di Wuhan dan Korea

Amir menjelaskan prestasi itu sangat membanggakan lantaran ada 47 tim dari empat negara, Thailand, Singapura, Malaysia, Indonesia dan Brunei yang terlibat dalam Thailand Robotic Games (TRG) yang ketujuh. Namun  negara terakhir itu batal hadir. Lomba sendiri berlangsung tanggal 23 – 28 Januari 2018 lalu.

Amir menjelaskan, tiga tim kategori robot maze solving meraih medali emas, perak dan perunggu. Medali emas diraih tim yang beranggotakan Dega Rofiyantama dan Reyve Anolean Arya Subekti, medali perak oleh Nanda Priyo Atmojo dan Muhammad Daffa Ramadhan serta medali perunggu oleh Umaimah Syahdina Ahnaf dan Amelia Risanti Hafsha. Selain itu tim Birrul juga meraih juara dua atau medali perak untuk kategori soccer.

Menurut Amir, kesuksesan SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen di ajang internasional itu adalah kesekian kalinya. Sebelumnya pihaknya juga beberapa kali mengukir prestasi dalam lomba robotik internasional di Jakarta dan Bandung.

Baca Juga :  Waspada Corona, 50 Perantau di Pengkol Sragen Dipantau dan Diminta Isolasi Mandiri. Semua Ketua RT Dikerahkan Lakukan Penyemprotan, Desinfektannya Diproduksi Tim PKK Sendiri

“Sukses ini untuk warga Sragen dan Indonesia pada umumnya, dan spesial buat Bupati dan Wabup serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen yang telah support dan mendoakan kami hingga sukses,” paparnya.

Dia menambahkan, kendati hanya termasuk ekstrakurikuler, namun pihaknya merencanakan bakal terus meningkatkan kualitas dan mengembangkan jenis robot.

 

“Termasuk impian kita ingin merakit drone,” ujar Amir. Wardoyo