JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kapolres Sragen Ungkap 2 Perampok Sempat Kabur ke Arah Makam

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman saat memimpin penangkapan 2 tersangka perampokan nasabah bank yang kabur dari Solo dan dibekuk di Duyungan, Sragen, Kamis (11/1/2018). Foto/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman saat memimpin penangkapan 2 tersangka perampokan nasabah bank yang kabur dari Solo dan dibekuk di Duyungan, Sragen, Kamis (11/1/2018). Foto/JSnews

 

SRAGEN– Dua resedivis perampokan nasabah bank yang tertembak di Solo dan tertangkap dalam pelarian di Sragen,  Kamis (11/1/2018) kemarin diketahui sempat berusaha mengelabuhi petugas dengan masuk ke jalan kampung. Sempat masuk jalur Desa Gebang,  Masaran dan ke jalan menuju makam,  akhirnya kedua tersangka diringkus oleh tim yang dipimpin Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman.

“Tadi memang sempat masuk ke jalan desa Gebang.  Kemudian dilakukan penyisiran terus oleh tim. Sempat masuk juga ke arah jalan makam. Setelah terlihat oleh kita,  langsung kita bergerak merapat dan berhasil kita tangkap di jalan depan PT Sakti,  ” papar Kapolres AKBP Arif Budiman,  Kamis (11/1/2018).

Baca Juga :  Terungkap, Ibu Muda Asal Jenar Yang Positif Covid-19 Merupakan Istri Seorang Ustadz. Baru Pulang dari Ponpes Temboro Magetan

Kapolres mengungkapkan kedua tersangka berhasil diringkus tanpa perlawanan. Keduanya diamankan saat berboncengan sepeda motor Honda Tiger warna hitam.

Keduanya terdeteksi berkat informasi yang diterima dari Kapolresta Surakarta perihal ciri-ciri keduanya yang kabur seusai beraksi di Solo beberapa saat sebelumnya.

Baca Juga :  Belasan SMP Swasta di Sragen Menjerit Hanya Dapat Segelintir Murid Baru. Tuding Jadi Korban Sistem PPDB, Sebut Ada Indikasi Siswa Sudah Digiring ke Sekolah Negeri

“Tadi enggak ada perlawanan. Soal bawa senjata api atau tidak,  itu yang masih dalam pendalaman. Yang jelas tadi nggak melawan, ” tukasnya.

Kedua tersangka seusai ditangkap langsung diserahkan ke Polresta Solo. Termasuk barang bukti sepeda motor dan alat paku buatan yang digunakan sebagai sarana melakukan penggembosan ban terhadap nasabah yang dijadikan target sasaran oleh pelaku.

“Langsung kita serahkan ke Polresta, ” imbuhnya.

Perihal identitas pelaku,  Kapolres menyebut masih dalam pendataan.  Wardoyo


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here