loading...
Tersangka mahasiswa yang kedapatan membawa sabu, DK alias Gembul asal Pilangsari, Ngrampal saat diperiksa Tim Satres Narkoba, Kamis (18/1’2018). Foto/JSnews

SRAGEN – Peredaran narkoba yang mengincar pelajar dan remaja,  agakanya bukan isapan jempol belaka. Pasalnya baru-baru ini Tim Satres Narkoba Polres Sragen menggerebek seorang mahasiswa berinisial DK alias Gembul (22) karena kedapatan membawa satu paket sabu.

Mahasiswa bertubuh bongsor asak Desa Pilangsari,  Ngrampal itu ditangkap dalam sebuah penyergapan di Jalan Raya Gondang-Winong tepatnya di Dukuh Grasak,  Gondang,  Selasa (16/1/2018) malam.

Tersangka dibekuk dalam sebuah operasi penangkapan yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Sragen,  AKP Joko Satriyo Utomo. Polisi juga mengamankan barang bukti dari tangan tersangka berupa sabu seberat 0.20 gram.

Baca Juga :  Pembobolan Rumah di Ngrombo Tangen, Pelaku Pilih Gondol Vario dan Tinggalkan Yamaha Vixion

“Jadi benar Satres Narkoba melakukan penangkapan  tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Gondang, Sragen. Diamankan seorang tersangka atas nama DK,” kata Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Rabu (17/1/2018).

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB setelah tim menerima informasi perihal aktivitas Gembul yang melakukan transaksi sabu.

“Saat ini tersangka sedang dalam proses pemeriksaan  dan pengembangan terkait perolehan sabu itu didapat dari mana dan masih dalam pengembangan tim Opsnal Satres Narkoba,” jelas Kapolres.

Baca Juga :  Kasie Pidsus dan Datun Kejari Sragen Dimutasi ke Klaten dan Kejagung. Kasie Pidsus Akui Banyak Terkesan 

Menurutnya, penangkapan terhadap DK memang sebelumnya telah dilakukan penyelidikan intensif oleh tim Opsnal Satres Narkoba dengan investigasi under cover. Namun sejauh ini tersangka masih sebatas pengguna.

Sementara barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka berupa satu paket klip plastik yang berisi sabu seberat 0.20 gram, HP merk OPPO yang digunakan untuk memesan dan sepeda motor Honda Vario nopol AD 6998 ACE.

Tersangka bakal dikenakan Pasal 112 (1) subsider Pasal 127 ( 1) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini,  tim masih mengintensifkan penyelidikan terkait darimana asal sabu dan siapa pemasoknya.  Wardoyo

Baca Juga :  Pengurus DPC dan PAC Sedulur Jokowi Sragen Resmi Dikukuhkan, Bertekad Menangkan Jokowi-Maruf di Atas 70 % 

 


Loading...