loading...
Loading...
Dari kiri ke kanan, Rober Christanto, Paryono dan Juliyatmono saat hadir dalam konsolidasi Pilkada di PDIP. Foto/JSnews

KARANGANYAR–  DPD PDIP Jawa Tengah memastikan seluruh kader dan jajaran pengurus siap bekerja memenangkan pasangan Juliyatmono-Rober Christanto pada Pilkada Karanganyar mendatang. Instruksi itu wajib bagi struktural dan kader jika tidak ingin mendapat sanksi.

Hal itu disampaikan Wakil ketua DPD PDIP Jawa Tengah bidang pemerintahan Paryono, usai rapat konsolidasi struktural partai, Sabtu (27/01/2018) malam. Ia mengatakan kepada seluruh  partai pendukung, saat ini telah siap untuk memenangka pasangan yang diusung PDIP, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKB, PAN, Partai Hanura dan PPP tersebut. Menurut Paryono, kesiapan ini dilakukan jauh sebelum memasuki tahun politik.

Baca Juga :  RPMJD Karanganyar 2018-2023 Belum Bisa Disahkan, Pemkab Gandeng Kemenpan-RB

“Momen politik ini sudah kita siapkan jauh hari sebelumnya. Sejak dulu kami siap. Dan saat ini, mesin partai siap  bergerak untuk memenangkan pasangan Juliyatmono-Rober Christanto,” kata  Paryono, Sabtu (27/01/2018) malam.

Baca Juga :  Yayasan Darul Quran Soloraya Tegaskan Tolak Aksi Kerusuhan Pasca Pemilu. Minta Masyarakat Tak Usah Ikut ke Jakarta

DPD PDIP Jawa Tengah, lanjut Paryono, tetap mendukung secara penuh dan komunikasi dengan partai politik pendukung, sudah semakin matang. Apa yang sudah dimandatkan kepada kader partai, menurutnya hukumnya wajib bagi kader partai untuk dilaksanakan.

“Sudah tidak perlu diragukan. Kalau ada  melenceng, ada sanksi partai. Yang jelas, kita sudah siap, tentu dengan tidak  mengecilkan lawan,” tandasnya.

Sementara itu, Juliyatmono yang hadir dalam konsolidasi  tersebut, menyatakan, akan berjuang maksimal dalam menjual  ide dan gagasannya untuk membangun Karanganyar, dengan lima program unggulan.

Baca Juga :  Kisruh PPDB di Karanganyar, Bupati Sebut Sistem Zonasi Bukan Dhisik-dhisikan!

Yakni,  pembangunan infrastruktur menyeluruh, pemberdayaan ekonomi rakyat, pendidikan kesehatan gratis, menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan, serta peningkatan kualitas  iman, sosial budaya, pemberdayaan perempuan, pemuda dan olahraga.

“Kita tetap berjuang dengan ide dan gagasan dalam membangun  Karanganyar,” tegasnya. Wardoyo

Loading...