Beranda Umum Nasional Suara Muhammadiyah dan Risalah NU Terima Anugerah Pelopor Media Dakwah

Suara Muhammadiyah dan Risalah NU Terima Anugerah Pelopor Media Dakwah

130
BAGIKAN

suaramuhammadiyah.id

JAKARTA-Majalah Suara Muhammadiyah milik ormas Muhammadiyah dan Majalah Risalah Nahdhatul Ulama milik ormas Nahdhatul Ulama (NU) mendapat penghargaan Kepeloporan Media pada Hari Pers Nasional (HPN) 2018.

Panitia Pusat HPN 2018 menilai Suara Muhammadiyah dan Risalah NU pantas menerima penghargaan untuk kategori majalah dakwah perjuangan bangsa.

“Majalah Suara Muhammadiyah dan Risalah NU telah berihtiar cukup lama dan konsisten berdakwah lewat saluran literasi media. Perjuangan mereka patut dihargai dan memang sudah layak untuk diapresiasi,” ungkap Margiono selaku Penanggung Jawab HPN 2018 yang juga Ketua Umum PWI kepada Joglosemarnews, Jumat (25/1/2018).

Penghargaan itu akan diberikan pada puncak peringatan HPN 2018 di Padang, 5-9 Pebruari mendatang yang akan dihadiri Presiden RI, Joko Widodo.

Margiono menjelaskan, Panitia Pusat HPN 2018 menganugerahkan Penghargaan Kepeloporan Media kepada 7 media massa dan seorang tokoh yang diakui kepeloporan mereka di bidangnya.

Para penerima anugerah kepeloporan media tersebut merupakan hasil seleksi akhir dari Tim Penghargaan Bidang Media HPN 2018 yang dipimpin Marah Sakti Siregar.

“Tim Kecil Kepeloporan Media sebelumnya telah menyeleksi, menilai dan kemudian memilih para pemenang dari sejumlah usulan. Para penerima penghargaan dinilai dari sisi kepeloporan, gagasan, konsistensidan eksistensi media dan tokoh-tokoh di belakangnya. Pengusul berdatangan dari komunitas media dan umum, sertia usulan anggota Tim Kecil,” ujar Marah Sakti Siregar.

Anggota Tim Kecil Penghargaan Media lainnya adalah R Widodo, Agus Sudibyo, Artini Suparmo dan Ahmed Kumia Soeriawidjaja.

Baca Juga :  Ini Batas Akhir Parpol Serahkan Caleg, Tak Hadir Isyarat Tak Bisa Ikut Pileg

Adapun secara lengkap, penerima penghargaan kepeloporan media pada HPN 2018 ini adalah sebabagai berikut: Surat kabar Republika (kategori media yang memelopori berita online di surat kabar), Majalah Jurnal Perempuan (kategori media yang aktif memperjuangkan hak perempuan), Remy Sylado atau Yapi Panda Abdiet Tambayong (kategori tokoh penulisan musik dan puisi di media), Majalah Suara Muhammadiyah dan Majalah Risalah Nahdlatul Ulama (kategori majalah dakwah perjuangan bangsa), Majalah Penyebar Semangat dan Majalah Jaya Baya (kategori media pelestari budaya dan sastra/Jawa), Majalah Mangle (kategori media pelestari budaya dan sastra/Sunda).

Tahun 2017 lalu, penerima Penghargaan Kepeloporan Bidang Media itu adalah: Surat kabar Kompas (pelopor Humanisme Kebangsaan), Majalah Tempo (pelopor Jurnalisme lnvestigasi), Majalah Femina (pelopor Majalah Wanita), Radio Suara Surabaya (pelopor Jumalisme Warga), Peter F Gontha (pelopor berita televisi swasta), Budiono Darsono (pelopor portal berita siber), llham Bintang (pelopor jurnalisme infotainmen), Kami llyas (pelopor talkshow berita televisi), dan Andy F Noya (pelopor talkshow inspiratif dan Filantropi di televisi). (Marwantoro)