loading...

Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto saat mengikuti ujian praktik SIM di Polres Sragen, Senin (29/1/2018). Foto/JSNews

SRAGEN – Ujian praktik untuk persyaratan permohonan surat izin mengemudi (SIM) memang selama ini ibarat momok bagi para pemohon SIM. Bahkan saat diadakan simulasi beberapa waktu lalu,  hampir sebagian besar Kapolsek di Sragen pun harus gagal melewati rintangan medan ujian praktik SIM.

Namun tidak bagi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Sragen,  Bambang Samekto. Bambang secara mengejutkan ternyata bisa lulus ujian praktik dengan mulus,  Senin (29/1/2018).

Lolosnya Bambang itu diketahui saat dia mengurus perpanjangan SIM C miliknya. Satu hal yang menarik,  meski sebagai pejabat,  dirinya menolak diberikan perlakuan khusus dan memilih untuk melewati prosedur dan tahapan sesuai aturan.

Dia datang ke kantor pelayanan SIM Polres Sragen pukul 08.00 WIB.  Dia pun ikut mengantre di loket Kantor SIM Sragen, kemudian mengikuti ujian teori, pembayaran melalui BRI dan foto SIM.

Setelah dinyatakan lulus ujian teori,  Totok-sapaan akrab Bambang- kemudian bersama beberapa pemohon yang lolos,  mengikuti tahapan ujian praktik.  Beberapa peserta yang mencoba melewati arena ujian praktik, satu per satu bertumbangan.

Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto saat mengisi formulir permohonan SIM bersama warga lainnya, Senin (29/1/2018). Foto/JSnews

Tibalah giliran politisi PDIP itu untuk menjajal rintangan ujian praktik.  Mengendarai sepeda motor yang disediakan petugas,  ia tampak tenang dan memulai peruntungannya.

Loading...

Semua peserta dan orang-orang yang ada pun dengan antusias menyaksikan sang Ketua DPRD itu melakukan ujian praktik. Sebagian dari mereka berbisik menebak pasti Bambang akan ikut menyusul daftar peserta yang gagal.

Diawali rintangan lurus dengan deretan patok-patok yang harus dilewati,  dilaluinya dengan mulus. Semua peserta pun sempat menghela nafas harap-harap cemas.

Lalu tikungan zig zag dan membentuk angka delapan,  secara mengejutkan juga dilahapnya tanpa cela. Hingga sampai rintangan terakhir letter U tak dinyana bisa dilewatinya dengan baik.

Melihat hal itu,  semua peserta dan pengunjung terpana seolah tak percaya.  “Lega juga, bisa lolos ujian praktik. Ternyata enggak susah kok. Dari awal saya sudah yakin pasti bisa. Alhamdulilah nyatanya juga bisa, ” ujarnya sesaat usai ujian praktik.

Usai menjalani praktek ujian SIM Bambang menyampaikan, agar masyarakat juga melalui tahapan prosedur pembuatan SIM dari permohonan hingga ujian, baik tulis ataupun praktek. Ia juga menyarankan jika kurang menguasai,  harus giat berlatih dan tak mudah putus asa.

Sementara, Kasat Lantas AKP Dwi Erna Rustanti menyatakan, pihaknya dalam rangka pelayanan tetap transparan. Bagi warga yang kesulitan tetap akan mendapatkan pelajaran dan diperbolehkan latihan di Kantor SIM.

”Masyarakat silahkan mencoba di luar jam kerja untuk berlatih,” terangnya mewakili Kapolres Sragen  AKBP Arif Budiman. Wardoyo

Loading...