JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Bulan Dana PMI, Perolehannya Meningkat 22 Persen, Ini Penggunaannya

Donor darah di Makodim 0728 Wonogiri.JSNews/Aris Arianto
Donor darah di Makodim 0728 Wonogiri.JSNews/Aris Arianto

WONOGIRI–Dalam bulan dana PMI Wonogiri 2017 berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 581.340.660. Angka ini mengalami peningkatan 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sekretaris PMI Kabupaten Wonogiri, Suparjo, mengungkapkan hal itu dalam laporan di penutupan bulan dana PMI Kabupaten Wonogiri, Jumat (2/2/2018).

“Dana yang terkumpul dalam kegiatan bulan dana ini Rp 581.340.660, dikurangi biaya operasional Rp 46.020.00, sehingga hasil bersihnya Rp 535.320.660. Dana yang terhimpun tersebut disimpan di Bank Jateng Wonogiri,” ungkap dia.

Baca Juga :  Sebenarnya Kapan to Wonogiri Mau Melaksanakan Sekolah Offline Alias Tatap Muka? Kalau Jawaban Bupati Jekek sih Seperti ini

Dana tersebut dipergunakan untuk bantuan, penanganan dan respon bencana, pelayanan ambulan. Juga untuk pelayanan kesehatan, pembinaan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, dan operasional kegiatan kepalangmerahan.

“Untuk kegiatan kepalangmerahan, penggunaannya direncanakan dalam Musyawarah Kerja Kabupaten dan diaudit oleh akuntan publik setiap tahunnya,” jelas dia.

Dalam kegiatan tersebut, diberikan penghargaan kepada tiga kecamatan tergiat dalam merespon pengumpulan bulan dana PMI. Yakni Kecamatan Pracimantoro, Puhpelem, dan Batuwarno. Sedangan tiga UPT Dinas Pendidikan tergiat adalah UPT Kecamatan Purwantoro, UPT Kecanatan Puhpelem, dan UPT Kecamatan Batuwarno.

Baca Juga :  Dari Layanan KB Gratis di Puskesmas Giriwoyo 1 dan 2 Wonogiri Sukses Jaring 32 Akseptor, ini Perinciannya

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Suharno, mewaliki Bupati Wonogiri menutup kegiatan bulan dana PMI Kabupaten Wonogiri. Dia menegaskan, PMI harus bisa melakukan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan, dengan cepat, tepat, selamat dan terkoordinasi dalam melakukan tindakan. Dengan meningkatnya kualitas pelayanan ini, akan semakin tinggi kepercayaan dari masyasrakat terhadap eksistensi PMI. Aris Arianto