loading...
Loading...
Ilustrasi

SRAGEN–  Warga Dukuh Banaran,  Kalijambe digegerkan dengan aksi penggerebekan seorang oknum bidan berinisial N (37) di rumah seorang duda setempat berinisial ST (37), Rabu (7/2/2018) dinihari. Dua sejoli yang diduga punya hubungan asmara terlarang itu digerebek oleh suami N,  Dwi Sungkono (38) , warga Sambirejo,  Plupuh,  bersama Ketua RT dan warga Banaran,  Kalijambe.

Ironisnya saat digerebek,  keduanya diketahui berdua di dalam rumah sang pria meski tanpa ikatan. Suami N,  Dwi Sungkono menyebut bahwa penggerebekan itu dilakukan karena ia sudah lama mendengar istrinya terlibat selingkuh dengan S.

Baca Juga :  Korupsi Pungli Alsintan Sragen Gunakan Sandi Uang Administrasi. Apri Akui 5 Kali Setor ke Sudaryo Antara Rp 2,5 Juta Hingga Rp 35 Juta 

“Waktu kami gerebek,  awalnya pintu diketuk nggak segera dibuka-buka. Mungkin sudah tahu akan digerebek. Setelah hampir 1 jam baru mau membuka pintu dan istri saya memang ada di rumah itu berdua dengan selingkuhannya itu. Waktu keluar memang sudah berpakaian semua,  ” ujar Dwi,  kepada wartawan Rabu (7/2/2018).

Dwi menuturkan penggerebekan dilakukan setelah dirinya curiga istrinya yang ia sebut bekerja sebagai bidan di RSUD Gemolong,  tak pulang ke rumah. Biasanya istrinya pulang jam 20.00 WIB.

Saat bersamaan ia mendapat informasi,  istrinya dijemput oleh S, dan diajak pulang ke rumahnya.

Baca Juga :  Sidang Korupsi Pungli Alsintan Sragen, 2 Mantan Anak Buah Sudaryo Lebih Banyak Jawab Tidak Tahu. Salah Satunya Ungkap Sering Lihat Apri Datang ke Ruangan Sudaryo 

Berbekal info itu, kemudian warga mengintai dan tepat pukul 00.30 WIB dilakukan penggerebekan.

“Awalnya memang dibuntuti dijemput pukul 20.00 WIB. Setelah itu masuk rumah pukul 22.00 WIB. Setelah dipastikan masuk ke rumah si pria,  baru ditunggu dan digerebek, ” katanya.

Dwi mengaku dirinya dan N sudah dikaruniai dua anak umur 12 dan 9 tahun. Berdasarkan keterangan pihak RT setempat,  diduga istrinya memang sudah berkali-kali dipergoki di rumah ST.

Saat ditanya apakah keduanya dibawa ke Polsek,  Dwi mengatakan akhirnya persoalan itu didamaikan dengan difasilitasi RT setempat.

Baca Juga :  200 Polisi Sragen Diterjunkan Antar SIM ke Rumah Pemohon. Ada 6.000 Permohonan Masih Menunggu Untuk Dicetak 

“Keduanya buat surat pernyataan, ” ujarnya.

Dwi mengaku sudah mencium indikasi selingkuh istrinya sejak dia tinggal merantau di Kalimantan. Dia merantau sejak 2012 dan begitu pulang mendapat kabar dari tetangganya soal itu.

“Begitu pulang malah kayak gini, ” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kalijambe AKP Marsidi mengaku belum mendapat laporan terkait penggerebekan pasangan selingkuh tersebut.

”Enggak ada Mas, Polsek gak ada laporan soal itu, ” katanya. Wardoyo

Loading...