JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Isu Kevakuman PSSI Jadi Senjata Rohadi Smesh Juliyatmono. Yuli Sebut Pengurus PSSI Tak Bertanggungjawab

Deklarasi Pilkada Damai di Alun-Alun Karanganyar, Minggu (18/2/2018). Foto/Wardoyo
Deklarasi Pilkada Damai di Alun-Alun Karanganyar, Minggu (18/2/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR–  Aksi deklarasi Pilkada Damai yang digelar Minggu (18/2/2018) juga memunculkan perang sindiran terkait isu dunia olahraga di Karanganyar. Cabup nomor urut satu,  Rohadi Widodo mendadak berpidato menyinggung soal Askab PSSI Karanganyar yang selama ini mati suri.

Seolah berkampanye, ia berjanji akan menghidupkan kembali Askab PSSI Karanganyar yang selama ini tidak aktif.

Baca Juga :  Sopir Ambulan Puskesmas Jaten Mendadak Meninggal Dunia, Keluarga Khawatir Penyebab Kematiannya

“Semua yang sudah berjalan, akan kita lanjutkan. Kita juga akan mengaktifkan kembali Askab PSSI Karanganyar yang tidak mati suri dan tidak aktif sama sekali, dengan demikian, pembinaan sepak ola di Karanganyar kembali ikut mewarnai persepakbolaan di Jawa Tengah dan berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara,  diserang persoalan PSSI itu, Cabup nomor urut dua,  Juliyatmono menegaskan, kondisi kevakuman yang terjadi di wadah persebakbolaan Karanganyar lebih karena pengurusnya yang kurang bertanggungjawab.

Baca Juga :  Awas, Tim Penindakan Terbentuk, Warga Karanganyar Tak Boleh Lagi Sepelekan Prokes. Nekat Gelar Acara Kerumunan, Bupati Sebut Bisa Dibubarkan Paksa!

Ia menyebut karakter pengurus PSSI Karanganyar tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“ Roda memang terus berputar tujuannya adalah sejahtera, berkeseimbangan, pastilah itu nomor dua. Untuk itu, saya ajak mas Rohadi untuk bersama kami membangun Karanganyar,” kata dia. Wardoyo.