loading...
Loading...
Petani, PPL, dan TNI melakukan gropyokan tikus, Kamis (1/2/2018).

WONOGIRI-Petani di Dusun Ketonggo Desa Krandegan, Kecamatan Bulukerto didampingi TNI dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) melakukan gropyokan tikus dengan cara pengasapan, Kamis (1/2/2018). Langkah itu ditempuh untuk mengendalikan populasi hewan pengerat itu.

Gropyokan melalui pengasapan menjadi alternatif terbaik. Cara itu dilakukan dengan terlebih dulu menutup lubang sarang tikus.

PPL Bulukerto Suparmo, mengatakan
pengasapan menggunakan Potassium Nitrate (bahan pembuat petasan). Bahan ini lebih efektif mendorong gas belerang masuk ke dalam sarang dan membasmi tikus.

Baca Juga :  Fakta ini yang Terjadi Hingga 1500 Warga Sukoharjo Terima Uang Masing-masing 3 Juta

“Cara ini termasuk paling efektif disamping tidak merusak lahan persawahan, juga relatif mudah” kata Suparno.

Aggota Koramil Bulukerto, Pelda Bambang menyebutkan, tikus dikenal sebagai hama perusak tanaman yang sangat meresahkan dan merepotkan petani. Saat ini populasi tikus sangat luar biasa. Terlebih tikus mempu beradaptasi terhadap lingkungan dengan sangat baik, mengingat tikus tidak tergantung satu sumber makanan saja.

“Bila populasi tikus di satu daerah tidak dikendalikan dan jumlahnya terlalu banyak, maka tikus akan menjadi petaka bagi petani. Karena bisa menyebabkan gagal panen dan petani merugi,” sebut dia. Aris Arianto

Loading...