JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tabrakan Hebat di Sragen Tengah, Naik Motor Tanpa Lampu 2 Bocah SD Terkapar Digasak Dari Depan. Masih Tega Biarkan Anak-Anak Bermotor?

Ilustrasi evakuasi motor kecelakaan Sragen
Ilustrasi evakuasi motor kecelakaan Sragen

SRAGEN– Meski sudah banyak jatuh korban,  kecelakaan tragis yang melibatkan pengendara motor dari kalangan anak-anak ternyata masih saja terus terjadi. Senin (19/2/2018) petang, dua bocah SD asal Sragen Manggis,  Sragen Wetan,  kembali menjadi korban usai nekat dibiarkan mengendarai motor dan terlibat kecelakaan.

Kecelakaan terjadi pukul 18.45 WIB di jalan Slamet Riyadi tepatnya di depan rumah Pak Wanto,  Ngledok RT 2/10, Sragen Tengah. Dua bocah kecil yang jadi korban itu berboncengan dengan motor Honda Revo AD 6590 HN.

Keduanya berinisial ABD (12) asal Sragen Manggis RT 12 dan FAR (13) tetangganya.

Keduanya ditemukan terkapar usai bertabrakan dengan pengendara motor Honda Beat M 2852 HJ,  Rahmad Yulianto (26) warga Jl KH Zainal Qlim No 39 F,  RT 2/4, Kemayoran,  Bangkalan. Akibat kejadian itu,  dua bocah SD itu mengalami luka pada kaki dan tangan serta terpaksa mendapat perawatan medis.

Baca Juga :  Bupati Umumkan Sragen Masih Zona Merah Covid-19. Gubernur Minta Injak Rem, Mohon Maaf Nekat Gelar Hajatan Tak Sesuai Prokes Denda Rp 1 Juta dan Bisa Dibubarkan!

Sedangkan Rahmad mengalami luka pada tangan dan dilarikan ke RSUD Sragen.

Data yang dihimpun di Mapolres Sabtu (24/2/2018), kecelakaan bermula ketika dua bocah kecil itu mengendarai motor dari arah timur ke barat.  Sudah tak pakai helm,  bocah itu juga menaiki tanpa menyalakan lampu.

Sesampai di lokasi kejadian,  Rahmad melaju dari arah barat dan berusaha mendahului kendaraan tak dikenal yang ada di depannya. Saat mendahului,  karena motor bocah yang melaju tanpa lampu,  tak terlihat olehnya.

Baca Juga :  Parah, Sepasang ABG Tertangkap Mesum dan Bercumbu Sengak Sengok di Alun-alun Sragen. Dilakukan di Siang Bolong, Netizen Geregetan Sebut Urat Malu Sudah Putus

Karena jarak sangat dekat,  tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Motor ringsek dan kedua bocah terjatuh penuh luka.

Ketiga korban langsung ditolong warga untuk dilarikan ke RSUD. Sedangkan motor mereka diamankan di Mapolres.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan.

“Kami mengimbau kepada orangtua untuk sekali lagi tak membiarkan putra-putrinya yang belum cukup umur untuk mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya. Karena itu bisa fatal,  ketika mereka belum menguasai kendaraan dan situasi,  sangat rawan kecelakaan. Kasihan kan,  hanya karena ingin menyenangkan anak-anak,  akhirnya malah mengantarkan mereka jadi korban kecelakaan, ” ujarnya.  Wardoyo