JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tanah Retak Kismantoro dan Purwantoro, Bantuan Terus Mengalir, Pengungsi Masih Butuh Suplemen

Penyerahan bantuan kepada pengungsi di posko BPBD.Dok. BPBD Wonogiri
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Penyerahan bantuan kepada pengungsi di posko BPBD.Dok. BPBD Wonogiri

WONOGIRI-Ratusan jiwa hingga kini masih bertahan di posko pengungsian BPBD Wonogiri. Mereka adalah korban terdampak tanah retak di Dusuns Galih dan Duren, Desa Sumber, Kecamatan Purwantoro dan Dusun Joho, Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro.

Kebutuhan logistik hingga kini masih tersedia. Pasalnya selain bantuan dari BPBD atau pemerintah, bantuan dari pihak ketiga terus berdatangan.

Baca Juga :  Catat Lur Ternyata Jumlah Tenaga Kesehatan yang Terkonfirmasi Positif COVID-19 Dari Klaster RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Mencapai Angka 79, Tapi yang Sudah Sembuh Hampir Setengahnya

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Sabtu (17/2/2018) mengungkapkan, bantuan logistik di antaranya berasal dari Paguyuban Reog Tangerang, PPDI Kecamatan Kismantoro, MI Ma’arif, SMA Purwantoro, alumni SMP PGRI 4 Purwantoro, Keluarga warga Duren, dan lainnya.

“Puluhan matras, karung, dan seterusnya juga sudah ada,” ungkap dia.

Baca Juga :  2 Pemancing Tenggelam di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, 1 Tewas 1 Selamat

Kondisi pengungsi secara umum menurut dia, sehat. Hanya sebagian kecil terserang flu. Pasalnya cuaca masih tidak menentu

“Pengungsi membutuhkan suplemen penambah kekebalan tubuh, mengingat cuaca ekstrim,” jelas dia.

Hingga kini, hujan masih sering turun. Namun demikian kondisi retakan cenderung aman. Aris Arianto