JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terkuak, Misteri Penyebab Aksi Bunuh Diri di WKO. Ternyata Karena Ini…

Tim Polsek Sumberlawang dan tim medis saat melakukan identifikasi jasad bapak muda yang bunuh diri di WKO, Rabu (31/1/2018) malam. Foto/JSnews
Tim Polsek Sumberlawang dan tim medis saat melakukan identifikasi jasad bapak muda yang bunuh diri di WKO, Rabu (31/1/2018) malam. Foto/JSnews

SRAGEN–  Misteri aksi nekat Suyono (26) warga Dukuh Alas Kobong, RT 29 A,  Ngargotirto,  Sumberlawang, mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri ke Waduk Kedung Ombo (WKO) akhirnya terjawab.  Bapak satu anak itu diduga nekat mengakhiri hidupnya setelah depresi semenjak pulang dari perantauan di Medan.

“Korban sudah keluarga dan punya anak satu. Dari cerita keluarga,  dia sebelumnya kerja di Medan dan belum lama pulang ke kampung. Nah semenjak sampai rumah itu, tahu-tahu berubah jadi ngengkleng (sering bengong), ” papar Kapolsek Sumberlawang,  AKP I Ketut Putra,  mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman,  Kamis (1/2/2018).

Baca Juga :  Fix, Pilkada Sragen Hanya Akan Diikuti Paslon Tunggal Yuni-Suroto. Hingga Pendaftaran Ditutup, Pasangan Sukiman-Iriyanto Batal Mendaftar

AKP Ketut menguraikan tidak diketahui secara pasti penyebab korban menjadi berubah.  Yang jelas keluarga menduga korban mengalami depresi.

Saat ditanya profesinya apa,  Kapolsek mengaku dari keluarga tidak menyampaikan.

Suyono membuat geger dengan bunuh diri terjun ke waduk kedung ombo (WKO),  Rabu (31/1/2018) malam.

Korban diketahui mendadak terjun ke WKO saat tengah memancing ikan bersama adiknya. Informasi yang dihimpun,  kejadian bermula ketika Rabu (31/1/2018) sore pukul 15.30 WIB,  korban bersama adiknya,  Iwan, pergi memancing ikan ke arah WKO di wilayah Dukuh Pancing Kerep,  Desa Ngandul,  Sumberlawang.

Baca Juga :  Bengkel dan Ruko Wahyono di Jetak Sidoharjo Sragen Terbakar Hebat. Ratusan Tabung Gas Meledak, Semua Dagangan dan Onderdil Ludes, Kerugian Rp 0,5 Miliar

Mereka memancing di tepi dekat jurang genangan WKO. Namun mendadak,  korban menghilang sehingga adiknya kebingungan dan melakukan pencarian bersama warga.

“Setelah dicari ketemu,  tapi ketika diajak pulang,  korban malah lari dan melompat ke air. Jadi memang murni bunuh diri, ” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Sumberlawang,  AKP I Ketut Putra. Wardoyo