JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Awas, Hati-Hati Jika Diajak Pacaran Orang Berseragam dan Mengaku Tentara. Bisa Jadi Kelompok Ini..

Ilustrasi tentara gadungan. Foto/Tribunnews
Ilustrasi tentara gadungan. Foto/Tribunnews

TANGERANG-  Pihak Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang membongkar sindikasi praktik penipuan online antar negara dengan para tersangka warga negara (WNA) asal Nigeria. Dengan modal foto pose berseragam tentara,  sindikat ini mengaku sebagai tentara asal Amerika yang sedang dalam tugas militer dan memburu pacar wanita tajir di dunia maya untuk kemudian diperas.

Sindikasi itu diungkapkan Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta Enang Supriyadi Syamsi Jumat (16/3/2018). Ia mengatakan pengungkapan komplotan penipuan kelompok Nigeria secara tidak sengaja.

“Awalnya hanya operasi pengawasan orang asing biasa, tapi kami menemukan kejanggalan setelah memeriksa seorang pelaku,” ujar Enang, Jum’at (16/3/2018).

Terungkapnya komplotan penipuan online dengan modus tentara Amerika yang bertugas militer di PBB ini berawal dari penangkapan RCO (33) di apartemen Park View, Kalideres, Jakarta Barat dalam operasi pengawasan orang asing yang dilakukan Imigrasi Soekarno-Hatta pada Kamis 8 Maret 2018.

Baca Juga :  Peneliti UGM Klaim Bisa Prediksi Gempa Lewat Pengukuran Konsentrasi Gas Radon dan Lever Air Tanah, Ini Kata BMKG: Ibarat Tes Covid-19 dengan Ukur Suhu Tubuh

Barron Ichsan, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mengatakan polisi mencurigai percakapan RCO di grup WhatsApp dalam telepon seluler warga Nigeria itu.

“Ada Imigrasi, RCO mengingatkan teman teman di group WhatsApp nya,” kata Barron lagi.

Selanjutnya, petugas Imigrasi memeriksa telepon seluler milik RCO. “Dan kami semakin curiga ketika di papan percakapannya banyak foto tentara,” tutur Barron.

Setelah ditelaah, ternyata percakapan tersebut dilakukan oleh para wanita dan terindikasi sebagai penipuan.

Petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta akhirnya mendatangi rumah yang dikontrak RCO dan teman teman di cluster Omaha Village, Paramount Serpong.

” Rumah itu mereka kontrak sudah tiga bulan, dan dijadikan markas,” tutur Barron.

Dirumah mewah itu petugas menangkap MIO (32), PK (34) dan CCE ( 29). Satu pelaku lagi FE ditangkap di Park View Kalideres beberapa jam setelahnya.

Baca Juga :  Pasca Mundurnya Beberapa Pegawai, ICW: KPK Harus Kurangi Gimik Politik

Enang mengatakan kelima orang ini melakukan penipuan secara online dengan modus memacari para wanita di luar negeri di dunia maya. Kepada para korbannya, mereka mengaku sebagai tentara Amerika Serikat yang sedang melakukan tugas militer.

“Foto profil mereka diganti orang lain,” katanya.

Untuk meyakinkan para korbannya, mereka mengirimkan foto-foto tentara yang berada di base camp militer, foto tentara sedang berperang dan foto tentara yang sedang terluka.

“Awalnya mereka meminta uang untuk berobat, dan ini rutin dilakukan sampai memeras para korbannya,” urai Enang.

Para tentara gadungan pelaku penipuan ini juga mengaku memiliki uang yang banyak dan berjanji akan membagikan ke para wanita itu jika mereka sudah selesai bertugas. Sampai saat ini para korban adalah puluhan wanita berbagai usia yang bermukim di Amerika Serikat dan Eropa Timur.

www.tempo.co