loading...
Loading...
Ilustrasi/Tribunnews

JEMBER – Peredaran obat keras telah merambah ke generasi bangsa di segala tingkatan usia. Jika tidak mendapat penanganan serius dan dilakukan upaya pencegahan secara dini, kondisi ini bisa meluas.

Jumat (2/3/2018) kemarin, Satuan Reskoba Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur menangkap tersangka bernama Andre Kiranata yang merupakan residivis kasus narkoba. Ia diduga mengedarkan obat keras kepada para santri berusia belasan tahun.

Hal itu terungkap setelah ditemukannya santri mabuk akibat pengaruh obat keras berbahaya. Pelaku mengedarkan obat keras kepada para santri yang masih berusia belasan tahun yang sedang keluar dari pondok pesantren untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Viral Video Balita Sedang Tidur Pulas Dibangunkan Paksa Demi Ulang Tahun, Netizen Berkomentar Negatif, Ini Kata Dokter

Pelaku menjual obat keras jenis Trihexu-Penidil dalam bungkus paket kecil berisi sepuluh butir yang dijual dengan harga Rp 20.000. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti pil Trihexu-Penidil sebanyak 5.300 butir.

Baca Juga :  Kisah Memilukan Wanita Baru Menikah 1 Bulan Dihancurkan Pelakor, Tak Lama Kemudian Suami dan Selingkuhan Tuai Karma

www.tribunnews.com

Loading...